15 Ton Beras dari DPD Partai Golkar Siap Dibagi ke Warga Kutim

Kutai Timur, Metrokaltim.com – Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Kutai Timur semata, untuk membantu masyarakat yang tengah terdampak akibat wabah viruscorona disease 2019 (covid-19). Akan tetapi turut menguggah kepedulian Ketua DPD Partai Golkar Kutim dalam hal ini Wabup Kutim H Kasmidi Bulang, ST.,MM, Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti Mazar, SE., M.Si, anggota DPRD (ketua fraksi golkar red) Sayid Anjas, SE.M.Si, anggota DPRD Kutim Arang Jau, Anggota DPRD Hasnah, SE yang kesemuanya para politisi partai Golkar serta segenap unsur pengurus parpol Beringin Kuning melalui pembagian beras.

Sesuai janji dan komitmen Ketua DPD Golkar Kutim Kasmidi Bulang maka pada Selasa (28/4) sebanyak 15 ton beras siap disalurkan kepada masyarakat. “Inilah kepedulian kita bersama melalui DPD Golkar Kutim memperjuangkan aspirasi kebutuhan pangan sebagai gugus Beringin Covid-19 membantu masyarakat,” ulas Ketua DPD Golkar Kutim.

“Nantinya bantuan tidak hanya sekedar beras akan ada tambahan pendukung lainnya seperti masker, sanitezer. Syukur Alhamdulillah saya bersama rekan dari DPRD, fraksi serta segenap jajaran pengurus DPD Partai Golkar simbolis menyerahkan beras kepada perwakilan fraksi atau para keterwakilan dewan dari Golkar sebagai tekhnis pelaksana pembagiannya pada masing-masing dapilnya,” tegas Kasmidi Bulang.

Anggota DPRD Kutim Asti Mazar.

Pada kesempatan itu sebagai bentuk kasih sayangnya Kasmidi Bulang kepada masyarakatnya kembali mengimbau masyarakat tidak keluar rumah, kurangi interaksi di luar rumah cukup di rumah saja, beribadah di rumah, para anak-anak dapat belajar di rumah, jaga kesehatan, mencuci tangan terus patuhi anjuran protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penularan corona.

“Semoga melalui bantuan beras Golkar Kutim dapat berbagi kebahagian di masa pandemic covid-19, termasuk ibadah bulan suci ramadhan 1441 H,” ungkap KT-2 nya Kutim ini.

Selain itu Kasmidi Bulang mengungkapkan apa yang dilakukan DPD Golkar Kutim melalui pembagian beras dapat menjadi acuan “barometer” pergerakan kepedulian Golkar untuk masyarakat yang terdampak covid-19.

15 ton beras sumbangan DPD Golkar siap dibagikan ke masyarakat.

“Jadikanlah perahu naungan partai Golkar ini kian besar, sukses menuju Indonesia Maju terutama menampung memperjuangkan aspirasi masyarakat mulai detik ini hingga masa mendatang,” ucapnya.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti Mazar bersyukur dengan adanya penyerahan simbolis beras golkar oleh Ketua DPD partainya, Kasmidi Bulang.

“Pertama-tama saya mengucapkan syukur alhamdulillah sebanyak 15 ton beras Golkar di Kutim telah tiba dan maksimal disalurkan pada masing – masing dapil Minggu (3/5). Karena beras yang tiba ini akan kita packing ulang menjadi ukuran 5 Kg dengan mengenakan kemasan berlogo partai golkar,” terang Wakil Ketua I DPRD Kutim.

Metro Kaltim saat mewawancarai Asti Mazar terkait tindaklanjut penyaluran beras melalui Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur ? “ Tentunya tekhnis penyaluran beras oleh pemerintah melalui Dinas Sosial, memang kami akui masih banyak kekurangan dan dirasakan kurang maksimal walau demikian menjadi acuan evaluasi bagi dewan dalam menjalankan tupoksi pengawasan nantinya,” urainya.

Ketua Fraksi Golkar Kutim Sayid Anjas menuturkan tujuan Golkar Kutim peduli bagi-bagi beras dengan sasaran masyarakat langsung yang terpaksa tetap di rumah “stay at home”

Politisi perempuan Golkar Asti Mazar menambahkan terkait penyakuran beras akan didistribusikan pada masing-masing dapil para anggota DPRD dari fraksi golkar. Namun yang terpenting masyarakat cukup menunggu beras Golkar di rumah saja. “Jangan kemana-mana, patuhi anjuran protokol kesehatan yang terus disampaikan pemerintah, hentikan aktivitas keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak, tetap memakai masker, rajin menjaga kesehatan dan kebersihan diri,” imbau Asti Mazar kepada masyarakat dengan ramah.

Ketua Fraksi Golkar Kutim Sayid Anjas menuturkan tujuan Golkar Kutim peduli bagi-bagi beras dengan sasaran masyarakat langsung yang terpaksa tetap di rumah “stay at home” karena mengikuti protap protokol kesehatan dalam memutus mata rantai covid-19.

Anjas mengimbau kepada para pedagang pasar ramdhan hendak dapat melakukan usaha jualan kulinernya bisa melalui online saja terlebih dahulu, melalui sistem pengantaran delivery. “Kalau perlu tidak usah berjualan saja dulu, mengingat jumlah positif corona di Kutim meningkat menjadi 17 orang pengidap covid-19,” tutup Anjas.

(rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *