Metro Kaltim

Anggota DPRD Kutim Kidang, Serap Apirasi Perusahaan Terkait Permasalahan Lahan

Bengalon, Metrokaltim.com – Membantu menekan tingkat pengangguran menjadi buah pemikiran anggota DPRD Kutai Timur H Masdari Kidang dari Partai Berkarya untuk dapat diperjuangkan terutama dalam mengatisipasi tingkat kemiskinan.

“Faktor kemiskinan dikarenakan bisa saja masyarakat belum mendapatkan pekerjaan yang pasti dan terbatasnya lapangan pekerjaan. Belum memiliki suatu pekerjaan serta taraf ekonominya dikatakan kurang mampu akan banyak dampak negatif misalnya seperti tindak kriminalitas,” ulas Kidang -biasa disapa.

Seperti halnya Senin (9/12) baru-baru ini, Kidang menerima perwakilan investor perusahaan pertambangan yaitu dari kontraktor KPP juga mewakili perusahaan owner Tawabu Devi, di kediaman pribadi anggota DPRD di Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur.

Menghadapnya dua utusan perwakilan perusahaan kepada anggota Dewan Kidang mengadukan permasalahan lahan yang masih disengketakan oleh perusahaan WTI.

Anggota DPRD Kutim, Masdari Kidang saat diapit oleh kedua istrinya.

“Karena terkendala maka kegiatan di area perusahaan tersendat. Dengan terhambatnya pekerjaan menyebabkan perusahaan dikatakan sedikit merugi dan belum bisa menerima perekrutan warga lokal di 4 desa Bengalon,” ulas Kidang di sela-sela pertemuan.

Adapun areal lahan pertambangan yang akan digarap seluas 100 hektar namun yang dapat tergarap hanya 20 hektar.

“Sebenarnya perusahaan KPP sub kontraktor perusahaan besar Tawabu group beritikad baik dan bersinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur juga DPRD terutama dalam membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Karena saya waktu itu juga sempat pertemuan sama owner perusahaan Tawabu dalam hal ini bapak Devi, yang mana owner perusahaan tersebut berkomitmen menjadi kewajiban perusahaan untuk dapat memberdayakan masyarakat lokal,” terang Kidang usai memgisahkan kembali pertemuannya dengan owner perusahaan.

Untuk itu dari permasalahan antara Tawabu bersama KPP yang tengah menghadapi permasalahan lahan di wilayah kerjanya dengan WTI akan djpelajari dan didalami oleh anggota Dewan Kidang.

“Tetap akan saya pikirkan serta perjuangkan selama komitmen perusahaan bertujuan baik bagi masyarakat dengan mencari solusi secara baik tanpa merugikan pihak-pihak yang bersengketa,” tutup Kidang.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *