Asrani Akan Surati Gubernur Kaltim Terkait Bantuan Keuangan di Paser

Balikpapan, Metrokaltim.com – Terkait permasalahan lahan yang ada di kabupaten Paser, desa Tepian Batang, Kalimantan Timur, saat ini masih terus bergulir, warga pemilik lahan yang di rugikan akibat Pengerusakan Lahan yang di kerjakan oleh CV Sada Jaya.

Pemilik lahan Arsani menegaskan, meminta kepada Gubernur Kalimantan Timur untuk menyetop sementara waktu Bantuan Keuangan terhadap kabupaten Paser dan memerintahkan Inspektorat Kaltim untuk melakukan pengecekan permasalahan pembuatan jalan Tani di Desa Tiap Batang.

” Kami akan segera bersurat secara resmi kepada Gubernur Kalimantan Timur dan
Kepala Inspektorat Kaltim tentang permasalahan lahan yang merugikan kami
sebagai masyarakat kecil,” jelasnya.

Pihak pemilik lahan yang di rugikan meminta agar Dinas PU Kaltim dan Inspektorat turun langsung ke lapangan terkait permasalahan lahan yang terjadi dalam pengerjaan jalan Usaha Tani, tambah Asrani.

Selain permintaan penghentian bantuan keuangan, Asrani juga meminta agar Bupati Paser ikut memantau permasalahan lahan dan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada, dimana akibat pekerjaan jalan usaha Tani dengan nilai proyek sebesar 1M 800 Juta Rupiah tahun 2019 ini membuat rugi pemilik lahan yang sudah memberikan jalan Usaha Tani dengan ukuran 20 X 96 meter persegi secara Cuma-cuma.

” Kami juga meminta Bupati Paser agar memantau dan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di Desa Tepian Batang, Kabupaten Paser,” ungkapnya.

Untuk di ketahui, permasalah lahan yang di alami oleh Asrani sudah di Laporkan kepada pihak kepolisian Ditreskrimum Polda Kaltim beberapa waktu yang lalu dan pihak kepolisian Ditreskrimum Polda Kaltim sudah merespon dengan baik dan cepat atas aduan masyarakat, semoga permasalahan ini bisa menemukan titik terang terkait permasalahan Pengerusakan Lahan yang terjadi, pungkas Asrani.

(idris/ryan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.