BREAKING NEWS: Pedagang Ikan di Sangatta Lumpuhkan Buaya Sepanjang 3 Meter, Begini Aksinya

Sangatta, Metrokaltim.com – Saat tengah membersihkan lapak jualan ikannya di kawasan Jalan Pendidikan, tak jauh akses menuju areal komplek perkantoran Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur (Bukit Pelangi) pada Sabtu (25/1) malam sekira pukul 22.00 Wita, pedagang ikan berdarah Sulawesi Salma di kejutkan dengan suara gemericik air yang cukup keras di saluran drainase, yang ada tepat di depan lapak jualan ikannya.

Karena merasa penasaran akan suara hempasan air di drainase yang saat itu volume airnya surut, membuat langkah kaki Salma mencari tahu dari mana sumber suara hempasan air tadi, ia langsung reflek melihat drainase di depan lapak dagangannya.

Setelah mencoba melihat dari atas bibir drainase dibantu dengan penerangan cahaya (senter) betapa terkejutnya Salma melihat se- ekor buaya sepanjang 3 meter, yang tengah memasang ancang-ancang hendak menyerang Salma sambil kepala dan mata buaya menatap tajam ke arah atas drainase.

Khawatir mengancam keselamatan warga sekitar terlebih anak-anak di lingkungannya Salma bernyali besar modal “nekat” langsung menjerat moncong buaya dengan tali, saat tali jerat yang diturunkan dari atas drainase berada di moncongnya beberapa kali terlepas karena buaya berontak namun pada akhirnya buaya dapat ditaklukan Salma setelah untuk kesekian kalinya tali jerat berhasil mengikat mulut buaya.

Setelah terjerat buaya langsung diangkat ke atas drainase dengan tali namun lagi-lagi ternyata jerat belum menutup kuat mulut buaya terlepas dan tampak hendak menyerang Salma dan rekannya yang membantu.

Kemudian Salma melemparkan sehelai baju kaos untuk menutup mata buaya, upaya ini berhasil dan buaya dapat dilumpuhkan lalu badan kaki mulut diikat kencang.

“Ini sudah yang ketiga kalinya saya tangkap sebenarnya sih 4 empat buaya, namun yang satunya tidak berhasil kita tangkap karena saat itu buaya ke duluan kabur mengingat saat itu ramai warga berbondong-bondong ingin menangkapnya waktu itu bobot buaya besar dengan ukuran dewasa 4 meter-an. Saya sudah tidak heran buaya seliweran di dalam selokan karena Sangatta ini memang di kenal sebagai wilayah habitat buaya,” ucap Salma.

Sangat beralasan buaya berdiam di dalam drainase tepat di depan lapak ikannya karena mencium aroma amis ikan, setelah Salma membersihkan lapaknya dengan harapan buaya dapat memakan ikan yang sengaja dibuang karena sudah busuk atau tak sengaja terjatuh ke dalam drainase.

Rencananya Minggu (26/1) Buaya akan diserahkan ke pihak penangkaran buaya di wilayah Kutim.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *