Bupati Imbau Perusahaan di Kutim Ikut Bantu Penanganan Covid-19, Pasar Ramadan Terapkan Penjualan Online

Kutai Timur, Metrokaltim.com – Selama belum dicabutnya masa pemberlakuan tanggap “waspada” coronavirus disease 2019 (covid-19) sejauh ini Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sangat disiplin dalam penerapan pelayanan birokrasi pemerintah melalui Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB). Selain itu Bupati Kutai Timur Ir H Ismunandar, MT bersama Wabupnya H Kasmidi Bulang, ST., MM beserta Sekda Kutim Drs H Irawansyah, M.Si lebih banyak bersoialisasi terkait pemutusan mata rantai covid-19 melalui video conference di kantor Diskominfo Perstik Kutim.

Video confrence terhubung langsung baik dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dam Kementerian Keuangan (Kemenkeu), terkait penanganan penyelamatan rakyat dalam mengatasi permasalahan sosial ekonomi kemasyarakatan yang terdampak.

Seperti halnya Senin (20/4) Bupati Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi Bulang, Sekda Irawansyah, Dandim 0909/Sangatta Letkol (Czi) Pabate, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Osben, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sangatta Sulistiyowati kembali melakukan video confrence di Kominfo Kutim.

Video confrence kali ini lebih kepada tanya-jawab (sharing) dengan seluruh perusahaan pertambangan batu bara terkait partisipasi program sosial, kesejahteraan masyarakat, kesejahteraan karyawan yang terdampak covid-19 termasuk program-program Coorporate Social Responsibility (CSR).

Bupati Ismunandar beserta Wabup Kasmidi bergiliran menanyakan langsung kepada sumber melalui video confrence, dalam hal ini pihak perusahaan terkiat sejauh mana partisipasi perusahaan secara gotong royong, sinergi dan saling bahu membahu membantu pemerintah dalam mengatasi penanganan covid-19.

Pada kesempatan itu Bupati Ismunandar menekankan kepada perusahaan yang belum ikut andil (berkontribusi) pada penanganan covid-19 khususnya prorgram bantuan sosialnya apakah melalui CSR dapat segera melaksanakannya.

“Yah saya minta perusahaan yang belum sadar akan partisipasi bantuan pada pelaksanaan penanganan covid-19 dapat sesegera mungkin melakukannya, dalam mensuport tim gugus covid-19 bentukan pemerintahan. Semua perusahaan yang telah peduli covid-19 kami memiliki datanya di posko gugus yang tersebar di tingkat kecamatan,” tegas orang nomor satu di Pemkab Kutim ini.

Bupati Ismunandar menekankan baik kepada pihak perusahaan dalam berkativitas tetap perhatikan penerapan PSSB, social distancing, termasuk isolasi kepada para sub kontraktor dari luar Kutim yang dengan beragam kepentingannya di Kutim.

“PSSB ini kami terapkan juga kepada para pedagang kuliner di pasar ramdan nantinya melalui sistem layanan online, take away melalui jasa pengantaran (delivery, Red). Jika ada masyarakat yang tetap memaksakan diri diharapkan pedagang kuliner menjalankan protokol kesehatan juga. Saat melayani pembeli wajib mengenakan masker, pake sarung tangan, jaga jarak serta sistem antri bergiliran jangan langsung bergerombolan (menyemut) dilapak pasar ramdan,” ucap Ismunandar.

(rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *