Bupati Kutim Sebut Kebutuhan Pokok Masih Aman

Kutai Timur, Metrokaltim.com – Rapat vicon high level meeting (HLM) tim pengendalian inflasi daerah Provinsi Kaltim yang di pimpin
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur, Muhammad Sabani, dan pimpinan daerah kabupaten/kota se – Kalimantan Timur.

Salah satu kepala daerah Kabupaten Kutai Timur Bupati H Ir Ismunandar, MT, di dampingi Wakil Bupati H Kasmidi Bulang,ST MM, Sekda Drs H Irawansyah, Asisten I Suko Buono, Asisten II Suroto, Disperindak M Zaini, kadisper Sugiono serta dinas terkait.

Dalam kesempatan itu Bupati Ismunandar mengatakan untuk di wilayah Kutai Timur untuk bahan pokok “Insyaallah” masih aman dan juga Alhamdulilah sentra pertanian di Koubun, Long Mesangat ini juga sedang panen untuk menutupi pembagian sembilan bahan pokok, terutama beras yang dibeli dari petani – petani di dua daerah tersebut. Hal ini di sampaikan pada hari, Jumat (15/5) di Dinas Kominfo Perstik Kutim.

“Tentu saja dalam menghadapi covid-19 ini, kita utamakan untuk menjaga stabilitas harga, saya juga sudah meluncurkan Aplikasi “My Aspal” dari asosiasi pedangang kaki lima. Jadi Masyarakat bisa membeli secara online terutama di Kota Sangatta jumlah penduduknya hampir 160 ribu jiwa lebih, jadi kebutuhan – kebutuhan memenuhi jumlah penduduk di sangatta utara saja, Masyarakat kita layani dengan Aplikasi My Aspal bekerja sama dengan pasar, tidak perlu ke pasar cukup menggunakan Aplikasi itu. Alhamdulillah ini juga mendorong kegiatan gojek online nya, Jadi ojek – ojek kita terbantu dengan Aplikasi ini,” ungkap Ismunandar.

Bupati Kutim Ismunandar dan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat menghadiri rapat vicon pengendalian inflasi.

Ismu menambahkan, dia juga mengamati rata – rata kenaikan itu di cabai, Nah untuk itu lah dia mencanangkan dan sudah melaksanakan pada bulan lalu untuk menghadapi ketahanan pangan. “Saya khawatir kalau – kalau corona ini berkepanjangan, kita devisit bahan pangan maka dari itu di 18 kecamatan dan desa sudah melaksanakan menanam di lahan pekarangan bulan lalu.

Dan semua lapisan masyarakat terlibat baik dari TNI-Polri. Alhamdulillah untuk pengusaha ayam memang sedikit ada permasalahan bagitu mau jual ke pasar, kondisi di pasar sedang lesu. Akhirnya intervensi dari pemerintah untuk membeli dan di bagikan ke masyarakat agar menambah protein, tetap kuat dan imunnya meningakat,” katanya.

“Harapan kita semua mudah – mudahan kondisi ini terus stabil sampai lebaran, Tapi saya yakin lebaran ini insyaallah akan stabil. Yang naik itu hanya harga cabai dan gula, ini lah kondisi bahan pokok di kabupaten kutim,” tegas orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Kutim, Ismunandar.

Bupati Ismunandar menegaskan, terkait inflasi di Kabupaten Kutai Timur dan stabil nya harga bahan pokok, hanya saja harga gula mengalami kenaikan di tingkat produsen, begitu juga harga cabai, makanya intervensi dilakukan agar memanfaatkan lahan pekarangan.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim, M Zain menambahkan bahwa kenaikan gula terjadi karena di tingkat produsen mengalami kenaikan. “Insyaallah dengan masuknya gula 100 ton di Samarinda nanti akan turun, tinggal distributornya saja nanti bagaimana,” tutup M Zaini.

(rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.