Bupati Kutim Serahkan 50 APD ke RS Kudungga, untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Kutai Timur, MetroKaltim.com – Sebelumnya Alat Pelindung Diri (APD) telah didatangkan melalui bandara Lanud Dhomber Balikpapan, pada Rabu (25/3) malam lalu sebanyak 2000 APD, yang diterimakan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Balikpapan HM Rizal, Effendi, SE.

Sementara secara terpisah pada Kamis (2/4) berlangsung di posko penangan penaggulangan percepatan pemutusan mata rantai covid-19 kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur secara resmi dan simbolis Bupati Kutim Ir H Ismunandar MT menyerahkan 50 APD kepada Direktur Utama Rumah Sakit Daerah Kudungga Sangatta, dr Aniek.

Menanggapi masih mininnya APD yang diserah terimakan, Bupati Ismunandar terus mengupayakan tambahan support pada penambahan sarana APD tersebut, sehingga memadai dan petugas medis dapat maksimal memberikan penanganan kepada pasien corona, walau tentunya dalam hal ini pemerintah tidak mengharapkannya bertambahnya pasien corona di Kutim. Pada momen penyerahan APD oleh Bupati Ismunandar turut disaksikan Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo.

Direktur Utama Rumah Sakit Daerah Kudungga Sangatta, dr Aniek.

Pada kesempatan itu dr Aniek menjelaskan adapun APD yang diserah terimakan dari Bupati Ismunandar terdiri dari jaket pelindung anti virus corona sesuai standar kesehatan dalam penanganan tim medis saat menghadapi pasien yang positif mengidap corona, kaca mata, sepatu boat, helm, masker dan sarung tangan.

“Yah kami dapat sedikit lega dengan adanya penyerahan APD yang nantinya diperuntukan dalam mendukung tim medis sebagai garda terdepan dalam penanganan corona khususnya di Kutim,” terang Aniek.

Aniek mengimbau kepada masyarakat patuhi anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai covid-19. “Biasakan cuci tangan, faktor kesehatan harus dapat lebih terperhatikan lagi, jangan memegang wajah seperti mata, hidung dan mulut terlebih saat kondisi tangan yang belum dicuci oleh sabun cair antiseptik maupun sanitaizer, jangan berkerumun, tetap jaga jarak, gunakan masker jika ada sarung tangan lebih baik lagi. Mohon semua aturan tersebut dapat di jalankan agar Kutai Timur ini tidak berdampak pada peningkatan pasien yang positif corona. Harapan kami bersama badai covid-19 dapat segera berlalu sehingga kondisi di Kutim dapat cepat berjalan normal kembali,” tutupnya.

(adv/rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *