Cegah Covid-19 FKPM Desa Miau Baru Kongbeng Sterilkan Bandara Uyang Lahai, Pesawat dan Barang Penumpang Disemprot Disinfektan

Miau Baru, MetroKaltim.com – Tim gugus relawan dalam mengantisipasi penyebaran covid-19 tidak hanya tersentra di posko gugus percepatan penanggulangan pemutusan mata rantai corona di kawasan Km 23 dan jalan Patung Burung saja, akan tetapi termasuk di Kecamatan Kongbeng.

Selaku sekretaris Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Desa Miau Baru Lilink Jalunk yang turut menwakili Ketua FKPM-MB, sekaligus Sekretaris Camat Kongbeng Petrus Ivung. SP menegaskan sejak terbentuknya FKPM barbagai aksi kamtibmas proaktif dilakukan, baik menindaklnjuti peredaran minuman keras melalui giat razia bersama TNI-Polri, melakukan pembinaan demi pembinaan di kalangan remaja khususnya, pelajar agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif apalagi mengarah pada tindakan aksi kriminalitas.

Memasuki permasalahan penyebaran wabah virus yang mematikan yaitu covid-19 pada kesempatan tersebut FKPM Desa Miau Baru turut dilibatkan, dalam kepengurusan tim gugus percepatan penanggulangan pemutusan mata rantai corona di wilayah Kecamatan Kongbeng termasuk Desa Miau Baru.

“Untuk pintu gerbang Kongbeng kami buka akan tetapi ada dua jalur penghubung ke desa kami berlakukan lockdown. Sementara di gerbang utama Kongbeng kami mengaktifkan posko penanggulangan covid-19 yang mana tim terdirinya baik dari pemerintah kecamatan, perangkat aparatur desa, tim medis puskesmas hingga berbagai organisasi kemasyarakatan termasuk kaminyang tergabung dalam FKPM dengan pola gugus posko bekerja secara 24 jam,” ulas Lilink Jalunk.

Barang bawaan penumpang pesawat disterilkan menggunakan disinfektan.

Lilink Jalung mengatakan bahkan FKPM Miau Baru turun langsung melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah- rumah warga (door to door). “Tepatnya Selasa (31/3) kami baru saja melalukan pengecekan kesehatan bagi para penumpang pesawat perintis termasuk melaksanakan penyemprotan barang-barang bawaan penumpang dan kabin pesawat baling yang mendarat di Bandara Uyang Lahai Desa Miau Baru,” jelasnya.

Bendahara FKPM Desa Miau Baru mengungkapkan dari hasil pematauan di bandara kondisi kesehatan serta suhu tubuh penumpung belum ada menunjukan gejala yang mengarah ke covid-19.

“Bahkan penumpang juga telah memeriksakan kondisinya ke puskesmas terdekat juga. Walau demikian kami tetap menyarankan kepada penumpang pesawat tersebut setibanya di kampung halaman mereka wajib mengkarantinakan diri selama 14 hari ke depan,” ulas Lilink Jalunk.

Lilink Jalung menambahkan Selain itu baik pihak Kecamatan Kongbeng menonaktifkan sementara kapal penyeberangan (feri) yang merupakan sarana penghubung di beberapa desa.

FKPM Miau Baru, Kongbeng, Kutim lakukan pencegahan virus corona di bandara Uyang Lahai, Miau Baru.

“Karena transportasi feri penyeberangan itu terbilang terus beroperasi dengan membawa banyak penumpang yang hendak masuk ke wilayah kami. Dengan adanya wabah corona semua armada feri operasinya kita hentikan,”ucapnya lagi.

Sejauh ini Lilink Jalung menjelaskan dalam tekhnis pelaksanaan tim gugus mengikuti aturan pemerintahan dan protokol kesehatan secara prosedur mekanisme yang benar.

“Kami mengajak masyarakat Kongbeng juga Desa Miau Baru mari bersama-sama perangi corona dengan dimulai dari kesadaran diri sendiri dengan mengikuti aturan pemerintah, budayakan hidup bersih dan sehat, tetap jaga jarak jangan sampai kontak langsung dengan orang yang baru saja berpergian ke luar Kutim, gunakan masker, senantiasa mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik (hand sanitizer), rutin berjemur matahari pagi, berolahraga,” imbuhnya.

Terlaksanakan tim gugus antisipasi covid 19 baik dalam tekhnisnya turut disuport dengan stake holder (perusahaan) di area kerja wilayah Kongbeng hingga merambah Desa Miau Baru.

(adv/rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *