Dalam Tempo Satu Bulan, Polres Bontang Ungkap 7 Kasus Narkoba dan 8 Tersangka

Balikpapan, Metrokaltim.com – Dalam kurun waktu 30 hari, jajaran Polres Bontang berhasil mengungkap tujuh kasus kejahatan narkoba. Dari jumlah tersebut, delapan orang penyalahguna narkoba berhasil ditangkap, dan puluhan gram sabu-sabu sukses diamankan.

Dijelaskan Kasatreskoba Polres Bontang AKP I Gusti Ngurah Suarka, tujuh kasus tersebut diungkap pada Agustus 2020. Rincinya, lima kasus diungkap Satreskoba, sisanya diungkap Polsek Marangkayu. Ngurah menyebut pada pengungkapan kasus narkoba bulan lalu mengalami peningkatan jumlah tersangka.

“Pada Juli 2020, kami menngungkap tujuh kasus dengan tujuh orang tersangka,” kata perwira balok tiga di pundak itu, beberapa hari lalu.

Kasubbag Humas Polres Bontang AKP H Suyono melanjutkan, dari delapan orang yang ditangkap, enam orang berjenis kelamin pria, sisanya perempuan. Dua perempuan penyalahgunaguna narkoba ini diringkus Polsek Marangkayu.

Namun bukan hanya menangkap pelaku kejahatan. Aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk bertransaksi narkoba. Antara lain, dua alat penghisap sabu-sabu atau bong, dua unit timbangan digital dan tujuh unit handphone.

“Selain itu kami juga mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 29,05 gram,” beber Suyono.

Selain menindak kejahatan, Polres Bontang juga rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba. Hal ini dilakukan guna mencegah peredaran narkoba di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan remaja.

Selain itu aparat kepolisian juga terus memperkuat sinergiritas dengan penegak hukum lainnya, seperti Badan Narkotika Nasional Kota Bontang, untuk mempertajam pemberantasan peredaran narkoba. Kepolisian pun berjanji tidak akan memberi ampun kepada siapa saja yang menyalahgunakan narkoba.

“Kami tidak akan mentoleransi terhadap peredaran narkoba di Kota Bontang ini,” tegas Suyono.

Namun, disadari perwira balok tiga itu, upaya memberantas narkoba tidak bisa dilakukan hanya mengandalkan segelintir golongan. Perlu keterlibatan semua lini masyarakat untuk menanggulangi kejahatan ini. Oleh karena itu, dia meminta kepada suluruh masyakat untuk bahu-membahu membasmi narkoba, sehingga lingkungan bebas narkoba bisa terwujud.

“Kami berharap kepada semua orang tua untuk selalu memantau perkembangan putra-putrinya sehingga tidak terjerumus kepada penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

(sur/idris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *