Dibantu Oknum Petugas Rutan Balikpapan, Warga Binaan Jadi Penyuplai Sabu

Balikpapan, Metrokaltim.com – Jajaran Direktorat Reserse dan Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim berhasil membongkar jaringan peredaran gelap narkoba dari dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balikpapan.

Terbongkarnya jaringan ini setelah Subdit III Ditreskoba melakukan serangkaian penyelidikan terkait adanya informasi peredaran narkoba jenis sabu di kawasan Jalan Marsma Iswahyudi, Balikpapan Selatan teaptnya samping salah satu pangkas rambut.

Direktur Reskoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury didampingi Kasubdit III, AKBP Musliadi Mustafa menjelaskan pengungkapan jaringan peredaran narkoba ini bermula pada Senin (27/4) siang sekira pukul 12.30 Wita, pihaknya mendapat informasi adanya transaksi narkoba di dekat pangkas rambut di kawasan Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Benar saja saat melakukan pengintaian tim opsnal Subdit III Ditrekoba mengamankan seorang pria yang hendak bertransaksi sabu. Pria yang diketahui bernama Abdullah (36) warga Perumahan Papan Lestari RT.44 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan mengaku menyimpan narkoba di dalam rumahnya.

Polisi pun langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Dari hasil penggeledahan petugas menemukan satu bungkus narkoba seberat 100 gram, 5 bungkus narkoba masing-masing seberat 10 gram, timbangan digital, dan handpone yang digunakan saat bertransaksi sabu, serta 2 bungkus plastik klip kecil pembungkus sabu.

Barang bukti 150 gram sabu yang berasal dari dalam Rutan kelas IIB Balikpapan.

“Berdasarkan keterangan tersangka Abdullah narkoba jenis sabu tersebut adalah milik Firman yang sedang menjalani hukuman di Rutan kelas II B Kota Balikpapan yang dibantu oleh oknum petugas Rutan berinisial FJ,” terang Kombes Pol Akhmad Shaury dalam keterangan persnya, Rabu (29/4) pagi.

Diketahui oknum petugas Polsuspas Rutan Kelas II B Kota Balikpapan berinisial FJ (34) warga Jalan Jendral Sudirman, Balikpapan Kota ini sehari sebelumnya sudah memasukan dan menyerahkan narkoba jenis sabu kepada salah satu warga binaan Rutan bernama Firman (35) sebanyak 400 gram sabu.

“Dari hasil pengembangan kemudian sekira pukul 16.00 Wita tim opsnal kami berkoordinasi dengan kepala Rutan dan berhasil mengamankan FJ di kos-kosan di kawasan Sungai Ampal dan mengamankan dua unit hand phone,” bebernya.

Kemudian sekira pukul 19.00 Wita, tim opsnal kembali ke Rutan dan mengamankan Firman beserta barang bukti satu unit hand phone.

“Saat ini ketiga tersangka sudah kami amankan dan sedang dilakukan pemeriksaan mendalam oleh anggota kami,” pungkasnya. 

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *