Digerebek Polisi, Puluhan Pembalap Liar Kocar-Kacir Lari ke Kebun Singkong

Balikpapan, Metrokaltim.com – Suasana sepi di kawasan Kilometer 15, Balikpapan Utara, dimanfaatkan muda-mudi yang tak beratnggung jawab. Mereka menggelar aksi balapan liar di kawasan tersebut.

Minggu (3/5) sore, jajaran Satlantas Polresta Balikpapan menggerbek balapan liar di Kilometer 15. Aksi tiba-tiba dari aparat kepolisian ini membuat para pembalap liar panik. Mereka kocar-kacir lari kebun singkong yang ada di kawasan tersebut bersama sepeda motornya untuk bersembunyi.

Hindari polisi para pelaku balap liar sembunyi di hutam-hutan Km 15 Balikpapan Utara.

Namun sayang, persembunyian mereka tetap saja berhasil diendus petugas. Mereka lalu dibawa ke Mapolresta Balikpapan untuk diperiksa lebih lanjut. Termasuk kendaraan roda duanya, juga diangkut petugas menggunakan truk ke kantor polisi itu.

Kasatlantas Polresta Balikpapan Kompol Irawan Setyono mengatakan, ada puluhan muda-mudi yang diamankan pihaknya. Rata-rata, mereka semua merupakan pelajar SMP. Nantinya, mereka akan didata di buku catatan kepolisian.

Kasat Lantas Polresta Balikpapan, Kompol Irawan.

“Ya, nanti akan kami data. Terus kami panggil orangtuanya, baru mereka membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan balapan liar,” katanya.

Sedangkan sepeda motor yang diamankan, sebut Irawan, ada 43 unit sepeda. Semua kendaraan ini akan ditilang pihak kepolisian sebagai sanksi kepada pengendaraanya agar tak melakukan perbuatan yang dapat mengganggu kenyaman warga dan mengancam keselamatan jiwa. “Semua ini kendaraan ini akan kami tilang,” sebutnya.

Semua yang terjaring diberikan pembinaan dan dilakukan penilangan terhadap kendaraannya.

Dijelaskannya, situasi jalanan yang sepi memang kerap di salahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menggelar aksi balapan liar. Namun, dipastikan Irawan, pihaknya tidak akan tinggal diam. Pihak kepolisian akan menindak tegas siapa saja yang melakukan aksi balapan liar di Balikpapan.

“Pastinya kami meningkatkan keamanan. Terus nanti akan kami imbau para orang tua agar tak memberikan izin kepada anak-anaknya untuk membawa sepeda motor,” tandas perwira melati satu di pundak itu.

(tya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *