Dikeluhkan Warga, Salah Satu THM di Paser Pilih Tutup

Tana Paser, Metrokaltim.com – Malam ini, tepatnya Selasa (19/1), salah satu tempat hiburan malam (THM) kategori karaoke keluarga di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot ditutup oleh pengelola.

Penutupan THM karaoke keluarga terpaksa harus dilakukan. Mengingat mendapat keluhan dari warga sekitar. Bahkan pada 8 Januari lalu, pejabat desa setempat mengeluarkan surat pembatalan persetujuan usaha.

Kepastian penutuan itu, setelah beberapa warga ditemani ketua RT setempat mengadu ke pihak Satpol PP Kabupaten Paser. Karena, meski telah mendapatkan teguran secara lisan maupun tertulis dari pejabat desa, namun tak diindahkan oleh pengelola karaoke keluarga.

“Ya ada empat orang warga ditemani ketua RT melaporkan kepada kami, sifatnya secara lisan. Dimana merasa resah dengan aktivitas karaoke itu,” kata Kabid Penegakan Peraturan Undang-Undangan Daerah dan Tindak Internal Satpol PP Kabupaten Paser, Ambo Lala.

Sembari mendengarkan keluhan dari warga, dirinya pun langsung menelpon pihak pengelola dari THM karaoke keluarga untuk ke kantor. Dan menceritakan kronologinya, karena sebelumnya mendapatkan izin dari pejabat desa setempat.

Kabid PPUD Satpol PP Paser, Ambo Lala.

“Pihak pengelola THM karaoke kami panggil secara pribadi, tidak formal. Mengatakan secara prosedur sudah mendapatkan izin dari pemerintah desa dan warga, sudah aman dan tak ada masalah,” jelas Ambo Lala menirukan ucapan pihak THM karaoke keluarga.

Namun sisi lain, keterangan dari pihak karaoke keluarga berbeda dengan kondisi di lapangan. Karena sebagian masyarakat menolak. Sangat mengganggu dan ketertiban.

“Sering terjadi keributan. Ada pondok pesantren yang tak jauh, sudah lama juga protes dan terganggu. Sehingga kedatangan ketua RT dan beberapa warga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, andai tetap beroperasi,” sebutnya.

Dirinya salut dengan pihak pengelola karaoke. Karena bersedia menutup malam ini, tanpa alasan atau pembelaan. Hanya saja, Rabu (20/1) akan kembali ke kantor Satpol PP untuk membuat pernyataan tertulis. Mengingat harus disepakati bersama oleh seluruh pihak karaoke keluarga, khususnya yang berinvestasi.

“Dan langsung mengatakan siap pak, kami siap menutup,” tutup Lala.

Diketahui, izin didapatlan pada 2017 lalu. Namun seiring berjalannya THM karaoke keluarga itu, kerap terjadi keributan di areal tersebut. Warga sekitar pun merasa terganggu dan resah.

Beberapa yang dikeluhkan oleh warga sekitar. Mengingat kerap ada keributan, suara dentuman musik hingga keluar gedung THM, dirasa sangat mengganggu kenyamanan beristirahat pada malam hari.

(sya/riyan)

2 thoughts on “Dikeluhkan Warga, Salah Satu THM di Paser Pilih Tutup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *