Gapoktan Kaubun Kutim, Sekali Panen Padi Hasilkan 6.477 Ton

Kutai Timur, MetroKaltim.com – Para petani di Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tetap melaksanan panen raya meskipun Kutim tengah diterpa wabah Covid-19, hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan hingga bulan Mei mendatang.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutim Sugiono mengatakan sejumlah Gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kecamatan Kaubun mampu menghasilkan padi rata-rata 6.477 ton sekali panen dengan luas lahan mencapai 578 hektar.

Para petani dalam waktu satu hari mampu panen sebanyak 2-4 hektar, 1 hektar membutuhkan waktu 3-4 jam untuk memanen. Sedikitnya ada 17 kelompok tani di Kecamatan Kaubun yang aktif melakukan cocok tanam dan mendukung sektor pertanian. “Dihitung sejak masa tanam hingga panen membutuhkan waktu kurang lebih tiga bulan para kelompok tani kali ini dibantu team brigade alsintan Distan untuk melakukan panen,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Sugiono berharap para petani selalu diberi kesehatan ditengah ancaman wabah Covid-19. “Semoga para petani selalu sehat jika petani tidak panen apa yang akan terjadi disektor pertanian. Kebutuhan pangan pasti sangat terganggu, sementara tim medis menjadi pejuang kesehatan maka para petani tetap bekerja untuk menjaga ketersediaan pangan sebagai pejuang ketahanan pangan kita semua,” ucapnya.

Salah satu anggota Kelompok Tani Suka Damai Desa Bumi Lapak Kecamatan Kaubun yang memanfaatkan mesin panen padi bersama team brigade alsintan Distan mengatakan menggunakan alat mesin untuk memanen padi hasilnya jauh lebih bagus dan hasilnya bisa di nikmati petani dari pada panen padi secara manual.

“Panen dengan cara seperti ini para petani bisa mengurangi biaya operasional biasa kami mengeluarkan biaya sekitar lima juta tapi dengan adanya alat mesin ini kami hanya mengeluarkan kurang lebih tiga juta dalam satu hektare jadi kami lebih hemat dua juta dalam satu hektare. Yang jelas menghemat waktu masa panen juga lebih cepat,” tutup Made petani padi.

(adv/rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.