Hadiri Musrenbang Wakil Ketua I DPRD Asti Cermati Skala Prioritas untuk Diperjuangkan

Sangatta, Metrokaltim.com – Musrenbang di Kecamatan Rantau pulung yang di hadiri Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur Asri Mazar,SE MS.i dan sepuluh perwakilan DRPD dari dapil dua, juga dari DPRD Provinsi Siti Risky Amelia, serta sekertaris daerah Drs H Irawansyah beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Pada kesempatan musrenbang Wakil ketua I Asti Mazar mendengarkan berbagai usulan dari masyarakat. Ia juga mengatakan pentingnya anggota Dewan DPRD untuk hadir di dalam agenda musrembang untuk melihat program usulan prioritas bisa masuk di 2021.

“Apa saja dari 9 desa yang ada di kecamatan Rantau Pulung dan juga melihat apakah juga sudah berbasis pemenuhan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti saat menandatangi sejunlah usulan yang menjadi prioritas saat musrenbang di Kecamatan Rantau Pulung.

Wakil Ketua I DPRD Asti menjelaskan banyak usulan dari 9 desa yang ada di kecamatan Rantau Pulung namun memang ada yang tingkat urgensinya lebih tinggi itulah skala prioritas untuk masuk di tahun 2021.

“Masyarakat jangan khawatir karena masih ada 10 anggota DPRD di dapil dua yang mempunyai komitmen untuk membangun daerah khususnya di Kecamatan Rantau Pulung dan mudah – mudahan yang belum terakomodir di usulan Musrenbang bisa masuk di pokok-pokok pikiran,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan selalu yang diminta berkaitan insfratruktur jalan, dan juga sarana ibadah perlu ada perbaikan atau direhab baik mesjid, musalah, gereja dan sarana ibadah lainnya, serta di dunia pendidikan, kesehatan puskesmas pembantu dan sebagainya. Itu juga harus di perjuangkan dan direalisasikan,” terang Wakil Ketua I Asti Mazar.

Wakil ketua I DPRD kutim Asti Mazar mengatakan pentingnya pembinaan terhadap petani-petani sawit karena sebagian besar adalah petani sawit. Ia juga menambahkan untuk pembinaan petani sawit swadaya sudah masuk di anggaran tahun 2020,” tegasnya.

(rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.