Ibadah di Masjid Resmi Dibuka Kembali, Wawali Rahmad Mas’ud Sebut di At Taqwa Sudah Sesuai Protokol Kesehatan

Balikpapan, Metrokaltim.com– Setelah sebelumnya ibadah salat berjamaah di masjid ditiadakan sementara lantaran untuk menghentikan penyebaran virua corona yang saat ini menjadi pandemi di dunia bahkan di Indonesia termasuk di Kota Balikpapan, pada Jumat (5/6), Pemerintah Kota Balikpapan resmi membuka kegiatan di rumah ibadah salah satunya pelaksanaan salat Jumat di masjid-masjid seperti Masjid Agung At Taqwa.

Di masjid agung ini, hadir ratusan umat muslim Balikpapan menunaikan kewajiban salat Jumat dua rakaat. Dalam kesempatan perdana ini, setelah dua bulan lebih ditutup karena covid-19, meski ada kelonggaran namun disiplin masyarakat ke manapun termasuk masjid tetap memakai masker. Bahkan pengurus masjid mengingatkan agar warga yang tidak mengenakan masker agar tidak melaksanakan ibadah Jumat di masjid.

Pengecekan suhu tubuh terhadap jamaah yang hendak melaksanakan salat di masjid At Taqwa.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang hadir bersama jamaah masjid Agung At Taqwa menyampaikan bahwa pemerintah mengapresaasi keinginan warga termasuk umat muslim dan umat lainya unutk melaksanakan ibadah berjamaah di rumah ibadah meskipun dengan pembatasan-pembatasan yang ada.

“Alhamdulillah Jumat ini bisa terlaksana dengan baik, tentu dengan memperhatikan protap yang dianjurkan pemerintah. Alhamdulillah tadi kondisi berjalan baik seperti yang kita harapkan. Jamaah sebelum masuk harus cek suhu, jarak juga dibatasi 1 meteran, pakai masker. Mudah-mudahan ini tidak mengurangi nilai-nilai pahala ibadah kita di mata Allah subahanuwataala,” katanya usai pelaksanaan salat Jumat.

Sejauh ini tahapan-tahapan yang dilakukan pemerintah daerah sudah sesuai protokol dari Kementerian Kesehatan RI. Namun yang juga penting dilakukan bahwa masyarakat sudah banyak memahami situasi ini. Karena itu Rahmad juga menyampaikan terimakasih kepada warga kota yang konsisten melaksanakan protokol.

Ratusan jamaah menghadiri salat Jumat perdana setelah sebelumnya ditutup akibat covid-19.

“Kekurangan pasti ada tapi dengan kekurangan itu justru kita perbaiki seperti jalan yang dikeluhkan warga, kita simulasikan dan warga bisa beraktivitas seperti biasa tapi tentu menjaga diri jangan sampai tertular virus corona ini,” ujarnya.

Usai melaksanaan ibadah, wawali menyempatkan menyapa warga dan jamaah yang pulang sambil membagikan beberapa masker. Di samping itu juga melihat langsung situasi sekitar masjid bagi usaha ekonomi masyarakat seperti rumah makan, warung soto dan penjualan makanan.

“Saya kira ini sudah lakukan cukup baik oleh masyarakat termasuk pemilik warung dan pembeli. Mereka sudah memakai masker hanya saja harus tetap menjaga jarak,” tuturnya memberikan masukan.

(*/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *