Metro Kaltim

Ini Tindak Lanjuti dari Top Rewad BUMD Kutim 2019

Sangkulirang, Metrokaltim.com – Pasca nominasi dan meraih Award Top BUMD 2019 di penghujumg bulan April lalu, yang diterima Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ir Ismunandar MT terkait penghargaan yang didapatkan melalui PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Kabupaten Kutai Timur. Maka sistem pelayanan Top BUMD 2019 kian ditingkatkan di Kutim.

Bupati Kutim bersama Wakilnya H Kasmidi Bulang, ST.MM, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kutim Edward Azran, jajaran PT BPR, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) melaunching langsung kantor layanan kas sangkulirang PT. BPR Kutai Timur, pada Rabu (4/9).

Saat dikonfirmasi Kepala Bappeda Kutim, Edward yang juga selaku Komisaris PT BPR menegaskan, pasca diraihnya TOP BUMD 2019 progres selanjutnya membuka sarana layanan di 8 kecamatan.

Peresmian kantor KAS PT BPR Kutim, Sangkulirang juga bertujuan antara lain menjadi metode untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa sekarang sudah banyak BUMD yang dikelola dengan manajemen modern.

Sedangkan Bupati Kutim Ismunandar bersama Wabup Kutim Kasmidi sangat mengapresiasikan peningkatan sarana salah satunya melalui peresmian kantor kas PT BPR Kutim ini.

“Artinya BPR hadir hingga ke pelosok Kutim, khususnya kecamatan yang tak dijangkau perbankan lainnya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan pelayanan sesuai arahan Bupati Kutim H Ismunandar,” ujarnya.

Sementara Dirut BPR Kutim, A Sobyan Herman menjelaskan, banyak potensi melalui PT BPR Kutim yang dapat terus dimajukan dan dikembangkan dalam roda layanannya.

“Sesuai misi BPR itu sendiri, yaitu Karena BPR ini memiliki misi dalam memberantas rentenir sebagai musuh masyarakat, ini sejalan dengan program dari Pemerintahah Kabupaten Kutai Timur, menyejahterakan masyarakat serta memberantas pergerakan rentenir sebagai pembunuh secara perlahan-lahan masyarakat dengan ketergantungan pada rentenir tersebut,” ulasnya.

“Karena BPR ini memiliki misi dalam memberantas rentenir sebagai musuh masyarakat, ini sejalan dengan program dari Pemerintahah Kabupaten Kutai Timur, menyejahterakan masyarakat serta memberantas pergerakan rentenir sebagai pembunuh secara perlahan-lahan masyarakat dengan ketergantungan pada rentenir tersebut,” tambahnya.

Edward sapaan akrabnya mengungkapkan, eksistensi perusda pengelola keuangan milik Pemkab ini terus bertahan hingga sekarang disebabkan beberapa alasan. Diantaranya karena keberadaan BPR Kutim memang untuk membantu kemajuan sektor UMKM.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *