Metro Kaltim

Insan Pers Serukan Tolak RKUHP dan Kecam Tindakan Represif Aparat Kepolisian

Balikpapan, Metrokaltim.com – Unjuk rasa penolakan revisi UU KPK dan pengesahan Rancangan UU KUHP (RKHUP) yang terjadi di beberapa daerah, belum lama ini, menyisahkan kisah tragis. Bukan hanya peserta demonstran, beberapa jurnalis menjadi korban keberingasan oknum aparat saat unjuk rasa ini berakhir ricuh.

Mengutip alinea.id, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat, sedikitnya ada 10 jurnalis yang mengalami kekerasan saat meliput aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat sipil menolak revisi UU KPK dan RKUHP.

Dari 10 jurnalis itu, empat pewarta yang mengalami kekerasan terjadi di Jakarta, tiga di Makassar, dan sisanya berada di Jayapura. Menurut AJI, dari tindakan kekerasan tersebut hampir keseluruhan dilakukan oleh oknum aparat.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Umum Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Kaltim, Muhammad Idris mengecam kerasa tindakan represif oknum aparat tersebut. Menurutnya, peristiwa ini menjadi preseden buruk terhadap jurnalis.

“Karena seharusnya kinerja jurnalis patut mendapat perlindungan, seperti yang telah diatur dalam Undang-undang Pers,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/9).

Oleh karena itu, IJTI Korda Balikpapan telah mengagendakan akan menggelar aksi sebagai bentuk simpatik kinerja jurnalis yang telah diciderai oleh oknum aparat. Aksi ini sesuai UU Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1998, tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Aksi akan digelar di halaman Mapolres Balikpapan dan Kantor DPRD Balikpapan pada Jumat, 27 September 2019, besok, pukul 09.00 Wita. Titik kumpulnya di Taman Bekapai,” jelas Idris yang bertindak sebagai koordinator aksi nanti.

Bukan hanya membela jurnalis. Lebih jauh, pria murah senyum itu menerangkan, aksi ini juga bertujuan menolak pengesahan RKUHP menjadi Undang-undang oleh DPR RI. Sebab, ada pasal-pasal di dalam RKHUP itu dinilai bisa mengekang kemerdekaan pers dan kebebasan berekspresi. “Jadi ini perlu kita sikapi bersama,” serunya.

(Sur/ idris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *