Jalan dan Jembatan Kurang Memadai, Kodim 0909/Sangatta Bangun Sarana Penghubung Dua Desa

TMMD Ke – 108 di Kaliurang Kutim Jilid I

Kutai Timur, Metrokaltim.com – Latar belakang pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kecamatan Kaliurang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menitikberatkan akan keinginan masyarakat antar dua desa akan pentingnya keberadaan jembatan dan jalan penghubung Desa Bukit Harapan dan Bangun Jaya.

Selama belum adanya jembatan dan jalan penghubung antar dua desa, masyarakat harus melintas medan jalan yang belum tersentuh pembangunan dengan baik, terlebih saat curah hujan turun kondisi jalan terbilang licin dan berlumpur tentunya ketika melintas baik dengan kendaraan roda dua dan empat sangat tidak nyaman dilalui. Faktor keselamatan masyarakat saat melalui jalan yang belum memadai tentunya sangat mempengaruhi saat berlalu lalang di akses jalan seadanya tersebut.

Selain kurang nyaman dilintasi oleh kendaraan masyarakat, para ‘si bolang’ (pelajar) yang hendak menuju ke sekolahan tentunya di kala hujan mengguyur para generasi penerus bangsa itu harus rela melepas sepatunya dan ditenteng dengan kelima jemari mereka, terlebih jika mengharuskan para ‘si bolang’ itu melintas dengan berjalan kaki sepanjang 2 kilometer barulah tiba di sekolah, dan itupun mereka harus mengeluarkan tenaga ekstra laiknya berolah raga dengan cucuran keringat karena selain jalan berjarak 2 kilometer para ‘bolang’ antar dua desa tersebut harus memutar.

Tampak Babinsa Kaliurang membantu menyeberangkan lansia dan murid SD dengan menggendongnya melewati jembatan kayu yang berada di atas aliran sungai.

Tentunya dengan kondisi demikian termasuk warga yang berprofesi sebagai petani untuk mobilisasi hasil produksi panennya terbilang sukar serta menghambat. Lantas bagaimana dengan kondisi jembatan yang juga menghubungkan dua desa itu? Tak kalah ekstremnya terlebih bagi pelajar maupun orangtua seperti lansia harus ekstra hati-hati saat menyeberang jembatan.

Karena material jembatan masih terbilang tradisional berbahan dua batang pohon, sehingga terkadang anggota Kodim 0909/ Sangatta melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kecamatan Kaliurang membantu menggendong para anak-anak (si bolang) dua desa dan menuntun para orang tua (lansia) setempat termasuk masyarakat pada umumnya.

Satuan tugas Kodim 0909 Sangatta menunjukan progres TMMD di Kaliurang, Kutim.

Berdasarkan gambaran kondisi medan jalan dan jembatan yang memprihatinkan di dukung juga dari usulan masyarakat, maka selaku pucuk pimpin tertinggi di Kodim 0909/Sangatta Letkol (Czi) Pabate terpanggil dalam membangkitkan ruh Bersama Rakyat TNI Kuat, melalui semangat jajaran Makodim menindaklanjuti usulan tersebut dan memfokuskan TMMD ke – 108 kali ini dititik beratkan pada pembukaan dan pengerasan serta pembangunan jembatan.

“Hal ini kami lakukan karena itulah yang dinamakan TNI lahir dari denyut nadi rakyat untuk rakyat dan kembali ke rakyat melalui pembangunan peningkatan infrastruktur di Kaliurang yang pelaksanaannya di progres-kan pada sarana jembatan dan jalan penghubung,” terang Dandim 0909/Sangatta.

Pabate mengungkapkan pelaksanaan pembukaan TMMD ke – 108 pada Selasa (30/6) 2020 dengan lama pengerjaan satu bulan. “Adapun personil diperbantukan terutama dari TNI 120 personil selebihnya Polri dan Pemkab Kutim terlebih di perkuat melalui semangat kegotong royongan dengan melibatkan 500 warga sekitar,” ulas perwira dengan pangkat dua bunga di pundak.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *