Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ini Sejumlah Langkah yang Dilakukan Pemkot Balikpapan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Lonjakan kasus covid-19 di Kota Balikpapan semakin meningkat, sejak beberapa waktu lalu peningkatan kasus pasien positif terus terlihat setiap harinya, bahkan kini telah mencapai 300 persen. HalHal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty.

Untuk mengatasi pesatnya kasus covid-19, sejumlah kebijakan mulai diambil. Selain melakukan work from home (WFH), masih banyak sejumlah kebijakan yang diambil pemerintah kota Balikpapan.

Seperti melakukan pembatasan sementara di beberapa ruang publik seperti Lapangan Merdeka dan Pantai Segara Sari Manggar. Serta melakukan karantina kantor.

“Sebenarnya kita sudah libur cukup lama, bukan dari pekan ini. Bahkan dari sebelum 17an ini bersamaan dengan pembatasan sementara,” ungkap Dio sapaan akrab Andi Sri Juliarty.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan ini menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan waktu sekitar dua minggu untuk karantina kantor. Rencananya ASN dijadwalkan kembali bekerja pada pekan depan. Tepatnya Senin, 24 Agustus.

“Jadi sekarang ini tinggal dilanjutkan, nanti evaluasi lagi,” ucapnya.

Dia menambahkan, di Dinkes pun terdapat sejumlah kasus terkonfirmasi positif dan menjalani isolasi mandiri.

Bahkan teranyar terdapat penularan pada dua tenaga kesehatan di RSUD Beriman. Keduanya berstatus seorang dokter dan seorang perawat pasien Covid-19. Termasuk meninggalnya salah seorang dokter yang juga merupakan kepala bidang di Dinkes Balikpapan.

Sebelumnya ada beberapa ASN yang terpapar dan membuat Pemkot Balikpapan melakukan karantina kantor. Misalnya yang lebih dulu karantina Sekretariat atau Balai Kota Balikpapan, Gedung Gabungan Dinas, dan Dinas Perhubungan.

Pemberlakuan WFH juga berlaku di Dinkes seperti puskesmas. Meski mereka juga tidak bisa WFH sepenuhnya. Melainkan pengurangan jam pelayanan agar bisa memiliki waktu istirahat. “Jadi mereka tidak bisa WFH penuh karena masih harus memberikan pelayanan,” pungkasnya.

(ftm/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *