Kominfo Kutim Gelar Rapat Pemantapan Kesepakatan Sistem Informasi dan Data Perkembangan Covid – 19 Melalui Web

Kutai Timur, Metrokaltim.com – Perkembangan covid-19 yang kini masuk dalam predikat pandemi dunia berdasarkan data dan maklumat yang dikeluarkan oleh badan World Health Organization (WHO) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menggemparkan di skala ditingkat nasional dan internasional. Oleh sebab itu perlunya pusat informasi data secara benar dan update yang dapat di serap oleh masyarakat termasuk di Indonesia.

Dalam membantu tim gugus percepatan pemutusan mata rantai di tingkat Provinsi, Kabupaten, Kota terus meningkatkan layanan informasinya seputar covid-19. Begiti pula yang dilakukan Diskominfo Perstik Kutim pada Selasa (31/3) berlangsung di ruang pertemuan Diskominfo Perstik Kutim, dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku kemitraan dalam pemberian informasi digelar pembahasan terkait Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 secara resmi.

Rakor Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19, dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Perstik Kutim Ir Suprihanto, CES, yang mana pada penyampaian Kadis Kominfo terkait situs layanan resmi informasi dan data perkembangan covid-19 situs resmi masyarakat sudah dapat mengakses melalui website corona.kutaitimurkab.go.id.

“Tujuanya diselenggarakan web resmi milik pemerintah ini merupakan sistem informasi dan data satu pintu yang dapat diakses masyarakat secara benar dan update. Sehingga masyarakat tidak terjebak kesalahan dalam mengkomsumsi informasi dan data terlebih mengarah pada hoax yang bisa saja dikenakan sanksi uu pasal ITE,” tegas Suprihanto.

Kepala Dinas Kominfo Perstik Kutim Ir Suprihanto, CES.

Bagi Diskominfo Perstik Kutim penyamapaian secara riil sesuai data dilapangan yang terpublikasikan melalui web resmi pemerintah dapat dipertanggung jawabkan kebenaran dan data di lapangan. “Untuk menyukseskan program tersebut baik dalam penyajian data dan informasi sejauh ini kami telah bekerja dan berkoordinasi dengan masing-masing UPT, 18 kecamatan termasuk desa juga pihak puskesmas,” ulas Suprihanto.

Suprihanto mengakui dalam peluncuran akses informasi melalui web corona.kutaitimurkab.go.id. masih ada beberapa kendala terutama pada wilayah-wilayah yang belum tersentuh jaringan internet (blank spot).

“Walau demikian kami tetap berupaya mengirimkan informasi dan data melalui isi pesan singkat melalui sms. Saya mengajak kepada rekan-rekan media untuk bersinergi dengan pemerintah untuk bersama menyosialisasikan sumber informasi dan data secara resmi dari web kami untuk diteruskan kepada masyarakat hingga pelosok desa,” ungkap Kadis Kominfo Perstik Kutim.

Untuk itu kembali Suprihanto mengimbau masyarakat di Kutim dapat mengakses informasi dan data satu pintu melalui web corona.kutaitimurkab.go.id.

(adv/rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *