KPU Balikpapan Bentuk PPDP untuk Coklit Pemilih Pilkada

Balikpapan, Metrokaltim.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan terus berkerja menyiapkan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Balikpapan. Salah satunya membentuk Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Nantinya, panitia tersebut bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada.

“Pembentukan PPDP dimulai 24 Juni sampai 14 Juli 2020,” kata Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha.

Setelah proses pembentukan selesai, lanjut Thoha, PPDP akan langsung menjalankan tugasnya. Adapun masa kerja PPDP yakni sampai 13 Agustus 2020.

“Koordinasi dilakukan sebagai langkah awal, sebab semua itu belum diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terbaru. Hingga saat ini pemutakhiran data pemilih belum diatur dalam PKPU baru, itu sebabnya petugas harus melakukan koordinasi terlebih dahulu bersama RT, sebab RT lebih mengetahui warganya,” jelas pria berkacamata itu.

Dalam melaksanakan tugasnya, Thoha menerangkan, PPDP harus turun langsung ke lapanganan, mendatangi rumah ke rumah warga untuk mencocokkan satu per satu data pemilih yang ada. Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan data yang pasti.

“Tapi jika data sudah pasti, maka petugas PPDP tidak perlu lagi mendatangi rumah. Misalkan warga yang sudah meninggal dunia atau pindah domisili,” tandasnya.

Dalam Pilkada tahun ini, Covid-19 tengah mewabah dimana-mana. Hal inipun turut menjadi perhatian KPU. Dalam menyelenggarakan Pilkada Balikpapan, KPU akan menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya petugas PPDP akan dibekali Alat Pelindung Diri (APD). Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Jadi petugas PPDP ini harus menggunakan APD berupa masker, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak fisik,” pungkasnya.

(adv/tya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *