Metro Kaltim

KPU Konsen Akan Kesehatan Petugas Ad – Hoc

Balikpapan, Metrokaltim.com – Komisi Pemilihan Umum KPU Kota Balikpapan dalam hal melakukan perekrutan petugas PPK, PPS dan KPPS mengingat pada Pilpres secara serentak banyak yang mengalami sakit bahkan meninggal dunia.

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, dalam perekrutan petugas Ad Hoc nantinya surat kesehatan dan riwayat penyakit akan dijadikan sebagai dasar dalam perekrutan petugas Ad Hoc. Dan kejadian pada Pilpres secara serentak pada tahun 2019 lalu menjadi bahan pertimbangan dalam perekrutan yang akan di lakukan.

“Sekarang ada batasan umur, dari usia 17 hingga 60 tahun, berbeda pada perekrutan sebelumnya tidak ada batasan maksimal umur,” jelasnya.

Meski kerja pada Pileg dan Pilpres cukup berat karena ada lima pemilihan, namun saat ini hanya satu saja yakni Pilwali kota Balikpapan, namun hal ini juga tetap menjadi konsen dan evakuasi dalam perekrutan petugas PPK, PPS dan KPPS.

“Tetap konsen dan jadi evaluasi soal perekrutan, sehingga tidak ada lagi terjadi hal-hal seperti waktu yang lalu,” tambahnya.

Terkait dengan sulitnya mencari tenaga Ad Hoc, pihak KPU Balikpapan boleh merekrut petugas dari beberapa universitas, jika tidak ada petugas yang berminat. ” Ya kalau tidak ada yang berminat jadi petugas PPK, PPS dan KPPS, KPU bisa merekrut dari universitas yang ada di Balikpapan untuk menjadi petugas nantinya,” pungkasnya.

(Idris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *