Kutim Butuh Pabrik Sawit, Anggota Dewan Perjuangkan Usulan Kelompok Tani

Sangatta, Metrokaltim.com – Selama mengikuti Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, baik aparatur pemerintahan Kabupaten Kutai Timur lebih banyak menggadang-gadang solar cell hal inilah yang di sikapi anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur H. Masdari Kidang. Pasalnya, disisi lain kelompok petani lokal kelapa sawit “teriak” akan progres pembangunan pabrik sawit.

“Saya ini berhadapan langsung dengan kelompok petani sawit, mereka terus mendesak dan bersuara di Kabupaten Kutim harus ada pabrik sawit. Wajar saja mayoritas banyak masyarakat yang tersebar di desa-desa se – Kutim berprofesi sebagai petani sawit,” ulas Kidang.

Anggota DPRD Kutim Kidang saat berda di rumahnya di Bengalon.

Kidang menegaskan terkait akan kebutuhan listrik tentunnya sudah menjadi kewenangan PLN dalam memenuhi pelayanan listrik. “Seperti halnya di beberapa jalur trans di Kutim ini sudah banyak terdapat tiang-tiang listrik, tinggal keseriusan pemerintah saja bagaimana mendorong pihak PLN,” bebernya.

Anggota DPRD dari dapil II ini mengungkapkan, apalagi saat ini para petani sawit tengah dihadapkan dalam permasalahan harga sawit yang murah diambil oleh pengepul atau tengkulak.

“Tentunya ini sangat mencekik para petani sawit apalagi harga sawit terus merosot akibat kita ini tidak memiliki sarana pabrik sawit,” jelas Kidang.

Untuk itu Kidang berharap kepada Bupati Kutim Ismunandar dapat memperjuangkan pabrik sawit. “Begitu juga memasuki masa Pilbup Kutim harus visi misinya memiliki program pembangunan pabrik sawit dalam membantu peningkatan kesejahteraan para petani yang juga merupakan bagian dari masyarakat,” tutup Kidang.

(adv/rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *