Lagi, Dua Pekerja Positif Covid-19, Salah Satunya Pekerja Migas

Balikpapan, Metrokaltim.com – Penambahan kasus terkonfirmasi positif corona virus disease 2019 (covid-19) di Kota Balikpapan kembali bertambah. Dalam press release Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan, Rizal Effendi pada Minggu (14/6) siang menyebut ada empat hasil laboratorium baik dari RS Pertamina maupun RS Kanujoso Djatiwibowo yang diterimanya. Dari empat hasil lab tersebut, dua diantaranya dinyatakan positif covid-19. Kedua pasien tersebut berkode BPN98 dan BPN99.

“Kami menerima empat kasus hasil lab dari RS Pertamina maupun RS Kanujoso, yang mana terdapat dua penambahan kasus positif dan dua pasien dengan hasil negatif dua kali berturut-turut sehingga dinyatakan sembuh, dengan demikian pasien positif total menjadi 99 orang dan pasien yang masih dirawat sebanyak 35 orang, yang sembuh sebanyak 61 orang dan yang meninggal 3 orang,” beber Rizal Effendi.

Sementara itu di tempat yang sama Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan, yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr. Andi Sri Juliarty menjabarkan empat hasil lab yang diterima oleh tim gugus tugas.

Pasien dengan kode BPN98 berjenis kelamin laki-laki berusia 34 tahun dengan beridentitas atau KTP luar Balikpapan, yang merupakan pekerja swasta. “Riwayat perjalanan Bone-Maros-Balikpapan, dan sesampai di Balikpapan melakukan karantina dan tes PCR di Pertamina pada tanggal 13 Juni dan didapat hasil terkonfirmasi positif. Yang kedua pasien dengan Kode BPN 99 laki-laki berusia 57 tahun dengan KTP Balikpapan merupakan subkon migas dan melakukan rapid test untuk persiapan bekerja di proyek Lawe-lawe dan didapat hasil reaktif dan dilanjutkan tes SWAB dengan hasil terkonfirmasi positif,” beber Dio sapaan akrab dr. Andi Sri Juliarty.

Sementara itu dua pasien yang dinyatakan sembuh yakni dengan kode BPN64 laki-laki berusia 35 tahun dinyatakan sembuh dengan riwayat melakukan tes untuk persyaratan perjalanan ke Jakarta. Dan kedua dengan kode BPN67 laki-laki berusia 28 tahun dengan riwayat mahasiswa yang akan melakukan perjalanan ke Bogor. “Dan kedua orang yang sembuh merupakan pasien RSKD,” sebutnya.

Tak hanya menyampaikan kasus perkembangan covid-19, dalam pres release yang digelar di kantor PMI Balikpapan ini juga menyampaikan bahwa, PMI sat ini sedang kekurangan stok darah.

“Hari ini kita melakukan release di PMI Kota Balikpapan juga dalam rangka hari donor darah sedunia. Menurut keterangan PMI kegiatan donor darah di Balikpapan agak berkurang sehingga PMI sangat kekurangan stok darah, dan diimbau kepada masyarakat Balikpapan untuk turut serta membantu PMI dengan mendonorkan darahnya,” terang Rizal kembali.

Di tempat yang sama Ketua PMI Balikpapan drg. Dyah Muryani mengimbau kepada masyarakat untuk aktif mendonorkan darahnya untuk membantu stok darah di PMI.

“Yang mana PMI sering kekurangan stok darah, kami juga mengajak kaum milenial dan anak muda untuk dapat mendonorkan darahnya karena setetes darah dapat menyelamatkan nyawa seseorang,” pungkasnya.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *