Melawan Petugas, Penjahat Narkoba Tumbang Kena Timah Panas di Kakinya

Balikpapan, Metrokaltim.com – Inilah akibatnya jika melawan aparat penegak hukum. Seorang pria, inisial AF (39), ditembak kakinya oleh personel Satreskoba Polresta Balikpapan. Penyebabnya, dia melawan saat akan ditangkap petugas. Padahal, jelas-jelas dia memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi mengatakan, AF sudah lama menjadi target operasi pihaknya. Sebab, berdasarkan informasi yang diterima kepolisian dari masyarakat, pria yang tinggal di Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara itu kerap bertransaksi narkoba.

Setelah bukti-bukti terkumpul, Satreskoba Polresta Balikpapan menangkap AF di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan Utara, pada Jumat (29/5) lalu. Akan tetapi, saat itu petugas tak menemukan narkoba di tangan AF.

Tak berhasil menemukan narkoba tak membuat petugas menyerah. Petugas terus menggeledah semua barang bawaan AF, termasuk handphone-nya merek Vivo. Di ponsel pintar inilah petugas akhirnya menemukan petunjuk bahwa AF memang penjahat narkoba.

“Di aplikasi Blackberry messenger Hp-nya kami menemukan percakapan transaksi narkoba,” kata Turmudi kepada Balikpapan Pos.

Lebih lanjut, Turmudi membeberkan isi percakapan tersebut. Yakni, AF mengkonfirmasi telah mentransfer uang senilai Rp 22 juta ke nomor rekening yang nama penerimanya masih dirahasiakan kepolisian. Uang sebanyak itu dikirim untuk menebus paketan narkotika golongan I.

Barang bukti narkoba yang diamankan dari tersangka .

“Tersangka tidak pernah bertemu dengan orang yang memberi narkotika golongan I tersebut,” beber Kapolresta.

Lalu, masih dalam percakapan tersebut, AF diarahkan untuk mengambil sebuah paketan di kawasan Jalan Sungai Ampal, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. Mengetahui hal tersebut, petugas Satreskoba membawa AF ke tempat tersebut.

Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan satu bungkus plasitik hitam. Setelah dibuka isinya, ada bungkusan aluminium foil silver. Dibuka lagi ada plastik merah muda. Di dalam plastik itu ada plastik klip merah muda berukuran jumbo. Petugas pun akhirnya berhasil menemukan barang yang dicari.

“Di dalam plastik klip itu kami mengamankan narkoba jenis sabu-sabu, total beratnya mencapai 100 gram bruto,” ungkap Turmudi.

Namun, meski telah ditemukannya barang bukti narkoba, tak membuat AF menyerah. Dia mencoba kabur dengan melawan petugas. Tak ingin buruannya lolos begitu saja, petugas melesatkan sebutir peluru tajam ke betis kiri AF. Seketika itu dia tersungkur ke tanah.

“Ya, tersangka sempat melakukan perlawanan sehingga kami ambil tindakan tegas dan terukur,” ucap perwira melati tiga di pundak itu.

Berhasil dilumpuhkan kakinya membuat AF tak berkutik. Petugas lalu membawa AF dengan kondisi terpincang-pincang ke Mapolresta Balikpapan. Di sana dia ditahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Tersangka masih kami selidiki lebih lanjut guna pengembangan kasus,” tandas Turmudi.

(tya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.