Metro Kaltim

Pasangan Kekasih Akhirnya Ditetapkan Tersangka, pada Kasus Pembunuhan Bayi

Balikpapan, Metrokaltim.com – Setelah sebelumnya polisi menetapkan Arnelia Putri Wulandari (22) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan bayinya sendiri yang baru dilahirkan, akhirnya pihak penyidik Polsek Balikpapan Utara kembali menetapkan tersangka lainnya.

Ya, kali ini pria yang menghamili Arnelia bernama Oksaktian Subarkah (23) yang awalnya hanya dijadikan sebagai saksi, kini statunya naik menjadi tersangka. Tak ayal, pria yang merupakan kekasih Arnelia ini harus ikut mendekam di balik sel jeruji besi.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Supartono Sudin SH.MH mengatakan, berdasarkan hasil dari penyelidikan yang dilakukan anggotanya, tersangka Oksaktian memebuhi unsur turut serta dalam pembunuhan bayi tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, ternyata didapati alat bukti bahwa cowok (pacar tersangka, Red) juga turut serta dalam pembunuhan bayi itu,” ungkapnya, pada Rabu (9/10).

Baca Juga: Tega! Bekap Mulut Anaknya Hingga Tewas

Saat ini pihak penyidik masih secara maraton melakukan penyelidikan, untuk mendalami kasus pembunuhan bayi yang baru dilahirkan tersebut.

Sebelumnya, bayi berjenis kelamin perempuan tewas mengenaskan setelah dibunuh oleh ibunya yang telah melahirkan di sebuah kos kosan yang terletak di kawasan Sungai Ampal Balikpapan Utara, pada Senin (07/10) dini hari lalu. Bayi mungil ini tewas sesaat setelah di lahirkan. Anak yang dilahirkan ini merupakan hasil hubungan gelap yang di lakukan tersangka bersama sang kekasihnya.

Tersangka yang juga sebagai ibu korban, Arnelia Putri Wulandari (22), membekap mulut anaknya agar suara tangisan anaknya tidak di dengar oleh tetangga dan orang lain, lantaran dirinya baru saja melahirkan. Tersangka melakukan hal tersebut lantaran malu dan takut. Usai membunuh anaknya dengan tangannya sendiri, Arnelia memberitahukan sang kekasihnya yang masih bertugas sebagai sacurity di salah satu klinik di Balikpapan.

(riyan)

One thought on “Pasangan Kekasih Akhirnya Ditetapkan Tersangka, pada Kasus Pembunuhan Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *