Metro Kaltim

Pentacity Minta Maaf Akan Perketat Kegiatan EO

Balikpapan, Metrokaltim.com – Kegiatan pentas dan lomba tari yang di gelar di pentas city Balikpapan pada beberapa waktu lalu dengan Even Organizer. Swaggy Waacky mengaku bersalah. Selaku penanggung jawab dalam kegiatan tersebut Nasrullah mengakui jika kegiatan tersebut pihaknya telah lalai dalam kegiatan tersebut.

Salah satu peserta yang ikut dalam lomba tari menyajikan tarian yang bernuansa LGBT, sehingga ini yang menjadi masalah dalam kegiatan pentas dan lomba tari yang yang bernuansa K-Pop.

” Ini kelalaian saya, lantaran tim saya tidak memeriksa sebelumnya seperti apa kostum yang di gunakan dalam kegiatan lomba tari tersebut,” jelas Nasrullah.

Selaku penanggung jawab dalam dalam kegiatan tersebut pihaknya siap menerima surat teguran dari pihak berwenang akibat dari kelalaian yang di lakukan oleh tim EO. Selain itu kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya di gelar oleh Even Organizer tersebut.

Terkait soal izin dalam kegiatan tersebut kepada kepolisian pihaknya mengakui, tidak memahami prosedur lantaran masih kurang pengalaman.

“Kami akui ada komunikasi yang terputus dengan tim, dan tidak mengetahui soal perizinan dari kepolisian, dan memang ada kelalaian,” ucapnya.

Dalam kegiatan yang di gelar ini, sedikitnya ada 30 tim yang mengikuti kegiatan tersebut, dimana tim tersebut datang dari beberapa daerah dari dalam dan luar kota Balikpapan. Kejadian soal peserta yang yang bernuansa LGBT akan menjadi pelajaran bagi Even Organizer agar tidak mengulangi kesalahan yang pernah di lakukan.

Meivy Mergan selaku Deputi Manager Penta city menyampaikan permohonan maaf terhadap seluruh warga kota Balikpapan serta lembaga pemerintahan dan non pemerintah terkait dengan acara yang di selenggarakan oleh Even Organizer Swaagy Waacky Dance Crew.

Kedepannya Pentacity akan memperketat seleksi setiap acara yang akan di gelar di Pentacity Shopping Venue, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

” Pentacity secara tegas menentang. Keras segala hal yang mengarah pada LGBT, atau kegiatan yang identik karakter manusia, selain itu kami juga tidak segan-segan menindak tegas jika ada Event Organizer yang melanggar komitmen, pungkasnya.

(Idris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *