Ratusan Pedagang Pasar Pandansari Jalani Tes Swab Massal, Balikpapan Masuk Zona Hitam

Balikpapan, Metrokaltim.com – Lebih dari 200 pedagang Pasar Pandansari Balikpapan menjalani tes swab yang digelar secara massal di halaman parkir pasar pada Selasa (30/6) pagi.

Digelarnya tes swab massal khusus pedagang Pasar Pandansari ini menindaklanjuti adanya temuan kasus pedagang pasar yang terkonfirmasi positif covid-19, bahkan hingga meninggal dunia.

Untuk itu upaya mendeteksi penyebaran virus corona ini sedini mungkin dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan. Dalam kegiatan tes swab massal ini, selain dihadiri Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi turut hadir Dandim 0905 Balikpapan Kolonel I Gusti Agung Putu Sujarnawa, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, serta unsur lainnya. 

Wali Kota Balikpapan yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Balikpapan Rizal mengungkapkan, bahwa kegiatan swab massal ini dilakukan untuk melakukan pencegahan demi meminimalisir penyebaran covid-19, yang sebelumnya telah ditemukan dua orang pedagang Pandansari positif covid-19.

“Tujuannya ini untuk menjaga agar pasar tetap aman, maka itu kita lakukan swab massal dengan menyediakan 500 kuota alat tes swab dan ditangani oleh 20 petugas covid -19 yang sudah terlatih,” terang Rizal di tengah memantau jalannya tes swab.

Petugas saat melakukan tes swab kepada para pedagang di Pasar Pandansari.

Rizal berharap, semua pedagang mempunyai kesadaran yang tinggi untuk mengikuti tes swab massal yang digelar. Karena dengan adanya kegiatan ini bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19, khususnya di lingkungan pasar yang sangat rentan terjadi.

Jika dalam hasil tes swab nanti di temukan adanya pedagang yang positif covid-19, pihak pemerintah kota akan menutup sementara aktivitas pasar untuk dilakukan sterilisaai terlebih dahulu sebelum dibuka kembali. 

“Apalagi pasar ini tempat pergerakan orang banyak dalam mencari kebutuhan hidup masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan seperti ini tidak hanya untuk pasar pandansari saja, tetapi kegiatan ini akan menyasar seluruh pasar tradisional lainnya, seperti Pasar Klandasan, Pasar Baru maupun Pasar Sepinggan.

Terus meningkatkan kasus positif covid-19 membuat Kota Balikpapan masuk dalam zona hitam, hal itu juga diungkapkan oleh Rizal Effendi. “Kita harus lebih waspada karena memang sekarang ini pada dasarnya sudah bukan zona merah lagi pada zona hitam,” pungkasnya. 

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *