Metro Kaltim

Sambangi Balikpapan, Menteri Ketenagakerjaan Peringati Pertamina soal Pengembangan SDM

Balikpapan, Metrokaltim.com – Kantor PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) V Balikpapan dan RDMP RU V Balikpapan kedatangan tamu dari Jakarta. Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, menyambangi perusahaan plat merah itu, Jumat (17/1) lalu. Kunjangan ini dalam rangka mengecek sistem kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Ida Fauziyah tak datang sendiri. Dia didampingi Anggota Komisi IX DPR RI, Anggia Emarini; Direktur Penerapan Norma K3, Gasmahadi; Plt Dirjen Pembinaan Ketenagakerjaan dan K3, Brigjen Pol Iswandi Hari; staf Gubernur Kaltim dan Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Koeshartanto, selaku Direktur SDM PT Pertamina, menyambut hangat para tamu tersebut.

Dalam kunjungan ini, Pertamina memaparkan overview mengenai RU V dan proyek RDMP serta implementasi budaya K3 yang ada di lingkungan perusahaannya. Menteri Ketenagakerjaan menyatakan apresiasinya kepada Pertamina atas implementasi K3 yang sudah sangat baik.

“Kami sengaja mengunjungi Pertamina, karena Pertamina tergolong perusahaan yang memiliki risiko tinggi, sehingga penting bagi kami untuk mengetahui implementasi K3 di lingkungan Pertamina,” kata Ida Fauziyah.

Terkait sistem K3, RU V merupakan perusahaan yang selalu mengedepan K3. Beberapa kali perusahaan tersebut mendapatkan penghargaan, baik tingkat daerah maupun nasional yang berhubungan dengan K3. Contohnya, perusahaan ini memiliki angka kecelakaan nihil. Selain itu, Pertamina juga mengusung program P-2 HIV AIDS dan mendapat beberapa penghargaan lainnya.

Hal ini dinilai positif oleh Ida Fauziyah. Menurutnya, sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia, sudah sewajarnya K3 diimplementasikan sebagai sebuah budaya, bukan hanya sekadar regulasi.

“Saya harap Pertamina di Balikpapan dapat mendorong dan memotivasi perusahaan lainnya untuk dapat mengimplementasikan K3 dengan baik. Selain itu, salah satu poin penting yang menjadi fokus sekarang adalah pengembangan Sumber Daya Manusia yang memperhatikan aspek K3, karena hal tersebut akan berpengaruh besar pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan,” ujarnya.

Setelah memberikan arahan dan diskusi di ruang premium kantor RU V Balikpapan, Menteri Ketenagakerjaan beserta rombongan melakukan kunjungan ke On Site Clinic Medical RU V. Di sana mereka melihat sistem on site clinic Pertamina, sekaligus juga menyapa para pekerja yang sedang melakukan pemeriksaan.

Sementara itu, Koeshartanto menyampaikan terima kasih kepada Ida Fauziyah yang telah bersedia hadir di unit operasi pengolahan RU V dan RDMP. RDMP sendiri adalah proyek besar yang dimiliki Pertamina dan akan menyerap banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, dia menyatakan, Pertamina membuka peluang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang ingin bergabung dalam proyek ini.

“Akan kami berikan kesempatan sebesar-besarnya jika ingin bergabung dengan Pertamina. Pertamina saat ini terus membutuhkan SDM unggul untuk bersama-sama membangun perusahaan energi ini,” tutur Direktur SDM PT Pertamina.

Sebagai informasi, kedatangan rombongan Kementerian Ketenagakerjaan ini sekaligus memperingati bulan K3. Sebagai mana diketahui, Hari K3 Nasional jatuh pada 12 Januari 2020.

(sur/ Idris))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *