Sambangi Tukang Ojek, Brimob Kaltim Imbau Cara Mencegah Penyebaran Virus Corona

Balikpapan, Metrokaltim.com – Patroli Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim melaksanakan sambang ke pangkalan ojek dan mengajak para tukang ojek untuk berjemur di bawah sinar matahari khususnya pada pukul 10 – 11 pagi, demi untuk kesehatan sehubungan dengan mewabahnya virus Corona (Covid-19).

Dalam pelaksanaan kegiatan sambang dan mengajak para tukang ojek untuk berjemur di pagi hari, Brimob Kaltim tak bosan – bosannya senantiasa menyampaikan imbauan Pemerintan dan Maklumat Kapolri yang meminta agar seluruh masyarakat untuk sementara tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan, yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Seperti halnya dalam bentuk pesta perkawinan atau sunatan, acara – acara keluarga dan lainnya yang bisa mengundang banyak orang untuk berkumpul.” ucap tim patroli Brimob, saat patroli sambang, Selasa (28/4) pagi.

Apabila ada keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari yang melibatkan banyak massa, agar dilaksanakan sesuai dengan protokol pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Personel Brimob Kaltim saat memberikan imbauan di pangkalan ojek.

Selain itu, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK melalui tim patroli menyampaikan bahwa Kapolri dalam maklumatnya juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik, namun diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan mengikuti informasi serta imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Masyarakat juga diminta agar tidak melakukan pembelian atau menimbun bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainya secara berlebihan,” jelasnya

John Huntal mengatakan, Dengan melihat semakin cepatnya penyebaran virus corona alias Covid-19, yang ditunjukkan dengan meningkatnya orang  dinyatakan positif Covid-19, Kapolri Jenderal Idham Azis mengelurakan maklumat.

“Maklumat itu dikeluarkan agar penyebaran virus tidak semakin meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Maklumat ini juga bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona  (Covid-19),” jelasnya.

(idris/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *