Metro Kaltim

Segini Jumlah Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Balikpapan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Peningkatan terus terjadi setiap hatinya dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Balikpapan.

Berbagai faktor penyebab karhutla bisa terjadi diantaranya faktor alam, lantaran kondisi cuaca saat ini memang panas terik setiap hari. Dan jarang diguyur hujan.

Sementara foktor lainnya, adanya warga yang sengaja membakar lahan untuk membuka lahan. Serta ada juga warga yang bermula dari membakar sampah, karena tidak diawasi akhirnya merembet ke hutan dan lahan.

Seperti yang terjadi pada Jumat (6/9) pagi di kawasan Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah. Lahan kosong milik warga terbakar, setelah sebelumnya ada warga yang membakar sampah di dekat lahan tersebut.

Mendapat laporan adanya kebakaran lahan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung menerjunkan mobil pemadamnya ke lokasi kebakaran.

“Informasinya ada warga yang membakar sampah, ternyata meluas sampai membakar lahan sekitar,” ujar salah satu petugas.

Selama beberapa hari belakangan ini dalam sehari kebakaran lahan bisa terjadi dua hingga tiga kali di lokasi yang berbeda. Seperti pada Jumat (6/9), di mana setelah lahan di kawasan Gunung Sari Ulu berhasil di padamkan, petugas kembali mendapat laporan lahan terbakar di kawasan Jalan MT Haryono, dan pada sore harinya kebakaran lahan kembali terjadi di PT Her 2, Balikpapan Selatan.

Menurut data yang direkap oleh BPBD sendiri selama kurun waktu dua bulan terakhir, terncatat ada 31 kasus kebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah Balikpapan.

“Rinciannya bulan Juli ada 8 kasus, dan pada bulan Agustus ada 23 kasus kebakaran lahan. Sementara untuk bulan September belum direkap,” terang Kepala BPBD Balikpapan, Suseno.

Dari jumlah kasus kebakaran lahan yang terjadi selama dua bulan itu, tercatat hanya ada sekitar 6 hektar lahan yang terbakar.

Petugas BPBD Balikpapan selalu responsip ketika mendapat informasi terjadinya kebakaran lahan. Meski harus melalui kawasan lahan terjal dan berkontur tanah, penjinak api beserta relawannya ini tak gentar.

“Sejauh ini tidak ada kendala, karena semua lokasi bisa dijangkau petugas dan mobil pemadam kami,” ucap Suseno.

Salah satunya seperti kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Jalan Mukmin Faisyal, Manggar, Balikpapan Timur, pada Kamis (5/9) sore. Lokasi yang terbakar berada di tengah lahan luas dan jauh dari pemukiman. Kesulitan petugas dalam melakukan pemadaman ini lantaran minimnya air untuk melakukan pemadaman. Kencangnya hembusan angin membuat api semakin cepat membakar lahan yang ditumbuhi rumput ilalang.

“Lokasi ini merupakan hutan dan rumput ilalang, kami memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya,” kata salah satu petugas BPBD, Hendro.

Dengan dibantu relawan diantaranya Info Bencana Balikpapan, Balakar, Senkom dan lainnya, petugas berhasil memadamkan kebakaran yang terjadi.

Pihak BPBD selalu mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak melakukan pembakaran lahan disaat sekarang ini. Pasalnya, selain curah hujan rendah, hembusan angin juga kencang, yang dapat membuat kebakaran semakin menjadi lebih besar.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *