Sempat Terdengar Ledakan, Klenteng Guang De Miao Balikpapan Terbakar

Balikpapan, Metrokaltim.com – Si jago merah kembali mengamuk di Kota Balikpapan pada Rabu (24/6) dini hari sekira pukul 02.30 Wita membuat panik warga yang tinggal di kawasan RT 11 Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota. Bagaimana tidak api dengan cepat membakar rumah ibadah warga Tionghoa yakni Tempekong Vihara Setia Dharma yang berada di tengah pemukiman. Warga pun dibuat panik lantaran sebagian besar warga sedang terlelap tidur, api yang begitu besar dari salah satu bangunan rumah ibadah umat Khonghucu.

Salah seorang warga Roellyta mengatakan, saat api telah membesar dirinya baru tau dari sang anak yang sedang bermain dirumahnya lantai dua.

“Saya itu dibangunin sama anak jam 02.15 wita, katanya disebelah kebakaran. Memang pas saya keluar rumah api sudah besar,” katanya.

Dia menjelasakan, sehari sebelumnya memang nampak kegiatan didalam Klenteng tersebut. Bahkan warga yang melakukan aktifitas di Klenteng disebutnya tidak seperti biasanya ramai.

Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan api yang bekobar di Tempekong.

“Kemaren (Selasa, Red) itu memang ramai yang datang. Enggak tau ada acara apa, cuma ramai sekali,” bebernya.

Sementara itu penjaga Klenteng Guang De Miao yang berada di Jalan Bukit Niaga RT 11, Roy mengatakan jika saat kebakaran di bangunan utama tersebut terdengar beberapa kali ledakan dari dalam bangunan.

“Kedengaran ada yang meledak-ledak tadi, enggak tau apa,” ucap Roy.

Dirinya pun hanya bisa menyelamatkan barang-barang yang bisa diangkutnya saja. “Ya beberapa aja yang bisa saya bawa. Tadi ada lilin sama benda-benda yang di depan pintu,” tambahnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Suseno mengatakan, sedikitnya terdapat delapan unit mobil pemadam yang dikerahkan dalam kebakaran yang menghanguskan satu bangunan itu.

Delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakan api.

Beruntung dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang ditaksir bisa mencapai ratusan juta rupiah.

“Tidak ada aktifitas artinya ya terjadi hubungan arus pendek. Informasi dilapangan juga aktifitas lilin tidak ada yang menyala,” terang Suseno.

Api yang meratakan bangunan rumah ibadah bersejarah ini baru bisa dijinakkan oleh petugas BPBD pada pukul 03.20 wita.

Suseno juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan memperhatikan alat-alat elektroniknya. Pasalnya dalam satu minggu ini telah terjadi kebakaran sebanyak tiga kali.

“Saat ini sudah ada tiga kali kejadian. Saya harap warga lebih meningkatkan kewaspadaan lah ya. Barang-barang elektroniknya diperhatikan agar tidak menjadi penyebab kebakaran,” pungkasnya.

(riyan)

One thought on “Sempat Terdengar Ledakan, Klenteng Guang De Miao Balikpapan Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *