Setahun 122 Kilogram Sabu Diamankan di Kaltim, Kapolda Sebut Sejumlah Kasus Menurun Selama Pandemi

Balikpapan, Metrokaltim.com – Polda Kaltim menggelar konferensi pers akhir tahun 2020, pada Selasa (29/12) pagi. Bertempat di gedung Mahakam Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menyampaikan sejumlah informasi ke publik terkait dengan kinerja dan keberhasilan yang diraih oleh Polda Kaltim beserta jajarannya.

Diantaranya perolehan penghargaan, bidang operasional meliputi lalu lintas, tindak pidana kejahatan, tindak pidana narkoba, korupsi, illegal mining, kasus menonjol, dan operasi kepolisian.

Selama tahun 2020 sejumlah penghargaan diraih Polda Kaltim dan jajaran, yaitu Polda Kaltim penghargaan dari Kepala kantor Wilayah Perbendaharaan Provinsi Kaltim sebagai satker pembina dan penyusunan keuangan tingkat UAPP-W terbaik. Jajaran Polda Kaltim juga menerima penghargaan terbaik dibidang pengelolaan keuangan diantaranya Dit Polairud Polda Kaltim, Bidhumas Polda Kaltim, Bid TIK Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, Polres PPU, Polres Bontang, dan Polres Kutai Barat.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry duduk bersama Waka Polda Kaltim dan Ketua PWI.

Usai menjabarkan penghargaan yang diperoleh oleh Polda Kaltim dan jajarannya. Kapolda Kaltim menjabarkan perbandingan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Di tahun ini pelanggaran maupun laka lantas menurun, mungkin dikarenakan aktivitas masyarakat berkurang di jalan akibat pandemi,” ujar Herry.

Sementara itu dari perbandingan kejahatan yang terjadi ada tahun 2019 dengan tahun 2020 juga mengalami penurunan. Seperti kejahatan konvensional di mana tahun 2019 mencapai 3.349 kasus di tahun 2020 turun menjadi 3.200 kasus.

“Begitu pun kejahatan lainnya seperti kejahatan trans nasional, kejahatan kekayaan negara dan kejahatan berimplikasi kontijensi, semuanya mengalami penurunan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kasus narkoba juga mengalami penurunan pengungkapan di tahun 2020. Akan tetapi jumlah barang bukti narkoba yang berhasil diamankan petugas seperti sabu mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Di mana pada tahun 2020 jumlah kasus narkoba yang diungkap sebanyak 1.686 kasus total barang bukti khususnya narkoba hanya 67.301,29 gram atau 67,3 kilogram. Sementara di tahun 2020 kasus yang berhasil diungkap sebanyak 1.355 dengan total barang bukti 122.412,95 gram atau 122,4 kilogram.

Data kasus yang ditangani oleh Polda Kaltim dan jajarannya.

“Untuk kasus menonjol selama tahun 2020 diantaranya kasus korupsi dana APBN Kementerian Agama yang ditangani Polres Paser, pencurian tali kapal, pencurian batu bara di atas kapal, dan narkoba,” beber jendral bintang dua ini.

Herry melanjutkan, selama tahun 2020 ada 10 operasi yang dilaksanakan oleh Polda Kaltim dan jajaran. Tiga diantaranya operasi terpusat dari Mabes Polri yakni, Operasi Ketupat Mahakam, Aman Nusa II Mahakam dan Operasi Lilin Mahakam.

“Operasi ketupat ini dalam rangka perayaan Idul Fitri, untuk operasi aman nusa II ini operasi percepatan penanganan dan antisipasi dampak wabah covid-19, dan operasi lilin pengamanan Natal dan tahun baru,” katanya.

Sementara tujuh operasi lainnya merupakan operasi mandiri kewilayahan seperti operasi bina kusuma, operasi keselamatan, operasi pekat, operasi antik, operasi patuh, operasi zebra dan operasi mantap praja.

Dalam operasi kontijensi aman nusa II ini Polda Kaltim fokus utamanya dalam penanganan covid-19. “Kami bekerja sama dengan TNI, pemerintah dan stake holder untuk sama-sama melakukan penanganan covid-19. Beberapa strategi kita lakukan yang pertama perubahan perilaku dan deteksi awal penyebaran covid-19, kedua pembangunan pusat-pusat karantina dan isolasi dan strategi ketiga manajemen perawatan covid-19, semua ini kita lakukan bersama instansi terkait dan TNI,” pungkasnya.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *