Metro Kaltim

Sukses Jadi Kades Mantan Babinsa Tenggarong Sertu Sukiran, Jadi Motivasi Para Babinsa Kutai Timur

Sangatta, Metrokaltim.com – Saat memberikan materi juga persentase di ruang rapat, pada Rabu (6/11) belum lama ini Paban V/Bakti TNI Sterad Mabes TNI sekaligus Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf Yudianto Putra Jaya turut memberikan pencerahan kepada para babinsa di 18 Kecamatan Kabupaten Kutai Timur. Yang mana pada kesempatan itu Paban V mengupas kembali suksesnya salah satu babinsa Tenggarong Sersan Satu (Sertu) Sukiran sukses amanah dipilih masyarakat menjabat sebagai kepala desa (kades)

“Tentunya keberhasilan tersebut dapat memberikan sauri tauladan, spirit bagi para babinsa lainnya belajar dari perjalan hidup sosok mantan Babinsa tersebut yaitu Sukiran,” terang Kolonel (Inf) Yudianto yang turut didampingi Dandim 0909/Sangatta saat bersama segenap babinsa Kutim di Makodim.

Kol (Inf) Yudianto terus menekankan kepada masing-masing babinsa untuk terus menyatu dengan rakyat serta dapat masuk dalam ruang aktivitas keseharian.

“Babinsa terus berikan pengayoman, ramah, senyum dengan terpeliharanya silaturahmi dengan masyarakat itulah akan memberikan suatu hubungan yang humanis dan empati,” jelas Paban V.

Perwira dengan pangkat bunga tiga di pundak ini mengungkapkan jika Babinsa di cintai rakyat maka, tak menutup kemungkinan jejak Sukiran selanjutnya dapat menjadi suau sejarah dan pencapaian prestasi akan terulang dan terukir di Kutim.

“Kuncinya cuma satu senantiasa dekat dengan rakyat langkah apapun itu dalam menggapai suatu tujuan akan banyak mendapatkan dukungan,” imbuh Kol Inf Yudianto.

Suksesnya Sertu Sukiran duduk sebagai kades hendakbya dapat terus diangkat atau viralkan dalam memotivasi rekan-rekan babinsa.

Paban V/Bakti TNI Sterad Mabes TNI sekaligus Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf Yudianto Putra Jaya, menjadi narasumber di Kodim 0909/Sangatta.

Berikut kembali mengenang suatu perjalanan mantan Babinsa Tenggarong itu, Sertu Sukiran yang dikutip dari Sumber Penrem 091/ASN Bersama rakyat TNI kuat, inilah semboyan yang pantas disematkan kepada Sertu Sukiran yang merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0906-08/Muara Kaman Kodim 0906/Tenggarong atas dedikasi dan pengabdiannya terhadap rakyat patut mendapatkan acungan jempol.

Disela-sela tugasnya sebagai seorang anggota Babinsa Koramil Muara Kaman, meski berpakaian dinas ia rela turun kesawah untuk membantu para petani bekerja.

“Di sawah saya juga ikut berdiskusi dengan petani. Bagaimana caranya untuk mengembangkan hasil pertanian. Mungkin itu yang membuat masyarakat merasa saya bukan lagi orang lain,” katanya, Sabtu (19/10).

Sosok yang sederhana dan merakyat, warga pun banyak yang mendorongnya untuk maju dalam Pilkades serentak tahun 2019. Dengan niat ingin mengabdi dan lebih dekat dengan rakyat ia pun akhirnya mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman.

Sertu Sukiran tercatat sudah tujuh tahun terakhir bertugas di Muara Kaman. Pria kelahiran Ngawi, 2 Juli 1975 itu tercatat pernah bertugas di sejumlah tempat termasuk di Kalimantan Utara hingga mengikuti operasi penugasan di Ambon dan Papua. Kedisiplinan, kejujuran hingga kepedulian yang ditanamkan saat menjadi seorang prajurit, membuatnya melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi warga. Setelah terpilih menjadi Kades, ia pun mengikuti ketentuan untuk mengajukan pensiun dini sebagai prajurit.

Nyaris di seluruh penjuru Desa tak ada yang tak kenal dengan dirinya. Jika ada hajatan maupun persoalan di tengah masyarakat, Sertu Sukiran selalu hadir. Maka tak heran, suara kemenangan mutlak ia peroleh menjadi Kades dengan jumlah 1.380 suara. Meninggalkan kompetitornya dengan suara 266 suara. Suara tersebut bahkan tinggal sedikit lagi cukup untuk memperoleh satu kursi menjadi anggota legislative.

Lebih menariknya saat pemungutan suara berlangsung dan warga menyaksikan perolehan suara Sukiran sudah begitu jauh, berinisiatif mencari gerobak pembajak sawah. Ribuan warga kampung langsung mengarak Sukiran berkeliling kampung. Suasana haru pun begitu tergambar. Sukiran yang dianggap selama ini berperan dalam perkembangan Desa, akhirnya terpilih menjadi kades Panca Jaya.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *