Metro Kaltim

Tak Sesuai Harapan, Kucuran Dana Musrembang Hanya Bisa Buat ini

Sangatta, Metrokaltim.com – Menjadi pemangku wilayah lingkungan atau Ketua RT, terbilang tidak mudah dan mampu memperjuangkan aspirasi warganya dalam memajukan berbagai sarana di wilayah RT-nya.

Amanah ini pulalah yang tergambar dalam jiwa kepemimpinan Ketua RT 07 Gang Seroni, Kecamatan Sangatta Utara, Suryadi. Saat disambangi awak media Metrokaltim.com pada Selasa (10/9). Saat dihampiri jurnalis tampak Suryadi, sedang mengkroscek pengerjaan pengerasan badan jalan dengan menggunakan batu merah (latrit).

Ia menjelaskan pengerjaan pengerasan badan jalan di RT-nya itu bersumber dari usulan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang). “Awalnya saya mengusulkan dana pembangunan akses jalan melalui Musrenbang sebesar Rp 80 juta, namun yang disetujui hanya Rp 15 juta saja. Dengan dana 15 juta kurang memadai dalam mendukung perbaikan akses jalan di gang kami,” tegas Suryadi.

Dengan budget minim hanya Rp 15 juta saja, mau tidak mau Suryadi mengerjakan badan jalan seadanya saja.

“Jika kemarin terealisasi Rp 80 juta, maka pengerjaan akses jalan dapat meluas dan hasilnyapun maksimal. Yah di Seroni ini masih banyak jalannya yang harus dibenahi, selama ini perbaikan hanya bersifat sementara dikarenakan hanya mengandalkan sumber kas (swadaya, Red) seadanya saja,” jelasnya.

Di mata warga di RT 07 Seroni, ketua RT-nya itu terbilang kritis dalam memperjuangkan kemajuan peningkatan infrastrukur di lingkungannya. “Saya meminta baik kepada pemerintah, anggota legislatif dapat turunlah ke wilayah-wilayah warga di Kota Sangatta ini agar melihat langsung fakta dan realitanya di lapangan jangan hanya mendengar laporan ‘asal bapak senang saja’ segera eksenlah untuk berbuat bagi kepentingan masyarakat dengan menyentuh beberapa sasaran sarana yang memang harus dibenahi,” ungkap Suryadi.

Suryadi menyayangkan dalam realisasi musrenbang dari pengamatannya masih mengacu pada asas tebang pilih. “Seharusnya eksekutor anggaran musrenbang apakah itu dari pemerintah maupun legislatif dapat melihat secara bijak dan cermat proyek-proyek usulan lingkungan mana saja yang harus diprioritaskan dan bersifat urgent,” tuturnya.

“Selain memperhatikan perbaikan jalan, saya juga pernah mengusulkan bantuan CSR berupa lampu melalui KPC yang difasilitasi pemerintah namun usulan saya itu tidak disetujui. Maksud saya melalui bantuan penerangan jalan lingkungan dapat aman dan nyaman,” beber Suryadi.

Sejauh ini untuk dana di lingkungan yang Suryadi pimpin sebagian besar dari penarikan iuran kas secara door to door “Dari warga untuk warga” yang mana kas tersebut selain dari warga juga dari pemilik rumah sarang burung walet.

“Namun kemampuan swadaya itu seberapa besar sih, namanya juga kas sumbangan secara sukarela. Kas itu saya fungsikan buat mendukung pembanguanan sarana lingkungan seperto perbaikan sarana dan prasrana mendukung gotong royong masyarakat sekitar,” pungkasnya.

(aji/riyan)

One thought on “Tak Sesuai Harapan, Kucuran Dana Musrembang Hanya Bisa Buat ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *