Metro Kaltim

Tim Kompak Kutim Eksplor Keindahan Air Terjun Desa Mandu Dalam yang Masih Asri

Kutai Timur, Metrokaltim.com – Tim Kompak-Kutim mengunjungi objek wisata yang berada di tengah perkebunan sawit. Dengan menempuh jarak perjalanan dari Kota Sangatta ke lokasi objek wisata tersebut sekira 11 jam, pada Minggu (5/1), Kepala Rombongan yang juga ketua Hijabers Kutim Community Munirah, Bersama Ariyadi Ketua DKC Pramuka Kutim.

Munirah salah satu TK2D di Pemerintah Kabupaten Kutim staf Kasubag Dokumentasi Pimpinan Ahyar Asdin, sangat aktif dalam organisasi kegiatan sosial dan komunitas pencinta alam. Perjalan yang menguras waktu dan tenanga karena medan jalan yang cukup jauh dari Sangatta menuju Sangkulirang lalu menyebrang naik feri ke segara menelusuri medan perkebunan sawit kurang lebih memakan waktu sekitar dua jam.

Munirah menjelaskan sesampainya Desa Mandu Dalam. “Suasana disana sangat sejuk kami disambut air terjun, namun karena jarang dikunjungi karena medan yang lumayan jauh maka jarang pengunjung mengunjungi objek wisata begitu indah hingga akhirnya air terjun ini tidak terawat,” ucapnya.

Air terjun yang berada di Desa Mandu Dalam masih asri.

“Kami melihat sampah ada dimana – mana dan kesempatan ini kami Tim Relawan dari Kompak Kutai timur berkesempatan membersihkan sampah yang tidak bisa hancur, semoga apa yang kami lakukan ini banyak teman – teman serta wisatawan dari luar kota kutim ingin berkunjung kesana dan menikmati indahnya air terjun yang masih sangat asri,” jelas Munirah.

Munirah juga mengatakan bahwa begitu banyak destinasi objek wisata yang ada di Kutai Timur khususnya dan Kalimantan Timur padahal umumnya. “Baik itu objek wisata alam serta ada budaya yang begitu indah untuk kita berkunjung dan pastinya mari kita rawat serta jaga bersama objek wisata Kutai Timur,” tutupnya.

Keindahan serta kekayaan alam yang di miliki hutan Kalimantan begitu banyak menyimpan berbagai macam destinasi objek wisata yang wajib dijaga dan pelihara untuk generasi penerus anak, cucu kita kelak dan tidak dii pungkiri adanya objek wisata dapat menjadi salah satu pemasukan bagi suatu daerah.

(rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *