Tingkatkan Aspek Safety, Kilang Pertamina Unit Balikpapan Sosialisasikan CLSR

BALIKPAPAN, Metrokatim.com – Keselamatan kerja merupakan hal utama bagi perusahaan dengan kategori pekerjaan berisiko tinggi. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan yang bergerak di industri pengolahan minyak dan gas bumi merupakan satu dari perusahaan yang menjadikan aspek safety sebagai fungsi utama di dalam perusahaan.

Dalam upaya memastikan keselamatan pekerja dan kilang, Pertamina melalui PT KPI Unit Balikpapan melakukan sosialisasi CLSR dengan Pulse Check untuk Pekerja dan Grand Safety Talk untuk Mitra Kerja.

“Kita lakukan Pulse Check dan Grand Safety Talk untuk mencari nilai positif yang dapat kita kembangkan khususnya terkait Corporate Life Saving Rules (CLSR),” kata Manager HSSE PT KPI Unit Balikpapan Binsar Butar Butar.

Saat ini terdapat 12 elemen CLSR yaitu tools & equipment, safe zone positon, permit to work, isolaton, confined space, lifting operation, fit to work, working at height, personal floatation device, system override, asset integrity dan driving safety.

“Kedepannya dari 12 elemen yang ada ada, melalui diskusi bersama karyawan ini dapat kita kembangkan. Selain itu sosialisasi dilakukan untuk menjadikan CSLR sebagai kebiasaan dalam sikap kerja kita semua, sebagai kebutuhan untuk menjamin penerapannya pada setiap tahapan kegiatan,” tambah Binsar.

CLSR sendiri merupakan upaya pengendalian risiko untuk mengurangi potensi terjadinya insiden, sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara aman dan di lingkungan kerja yang aman.

“Saat ini, RU V juga secara berkala melakukan sosialisasi baik melalui Rapat Tim Manajemen hingga Tool Box Meeting setiap pagi bersama Group Leader dan Direksi Pekerjaan dengan harapan setiap pekerjaan dijalankan dengan memenuhi penerapan aspek-aspek CLSR.

Sementara itu, General Manager PT KPI RU V Balikpapan Arafat Bayu Nugroho dalam sambutannya menyampaikan pentingnya CLSR. “Pelaksanaan safety induction sebelum Bapak-Ibu memasuki area kerja Kilang Pertamina Unit Balikpapan merupakan hal yang penting, dimana hal tersebut disampaikan pada HSSE Golden Rules dan 12 elemen CLSR. karena Corporate Life Saving Rules ditetapkan berdasarkan area atau jenis pekerjaan yang secara statistik berpotensi terjadinya insiden,” jelas Bayu.

Bayu juga mengajak seluruh karyawan yang bekerja di PT KPI Unit Balikpapan untuk terus menerapkan budaya keselamatan kerja. “Dengan adanya sosialisasi CLSR ini agar Pekerja, Kontraktor dan TKJP dapat menerapkan cara kerja aman sehingga terbentuknya budaya HSSE yang generative dan Zero di tempat kerja,” tutup Bayu. (*/ Ries).

295

Leave a Reply

Your email address will not be published.