Upaya KPU Kukar Menyukseskan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Kutai Kartanegara, Metrokaltim.com – Menyelenggarakan kegiatan di tengah pandemi Covid-19 bukanlah perkara mudah. Hal ini dirasakan betul oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Namun, Komisi tetap berusaha maksimal demi suksesnya ajang lima tahunan itu.

Komisioner KPU Kukar Divisi Data, Yuyun Nurhayati menyadari, menggarap pilkada di saat pandemi amatlah sulit. Karena bukan hanya mengurus admistrasi, KPU juga harus memastikan, semua petugas penyelenggara pilkada – mulai dari tingkat paling bawah, PPS, PPK sampai karyawan KPU – dalam kondisi sehat. Salah satunya petugas wajib menjalani rapid test.

Selain itu, lanjut Yuyun, KPU juga membekali para petugas dengan handsanitizer. Kemudian Komisi terus memberikan imbauan agar petugas selalu menjaga kesehatannya. Semua ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19

“Tentu hal ini menjadi perhatian khusus, kami selaku penyelenggara tingkat kabupaten terus memperhatikan kesehatan semua petugas,” katanya, belum lama ini.

Upaya KPU Kukar meredam serangan virus asal Wuhan, Tiongkok, itu pun terbilang berhasil. Sebab, hingga saat ini, belum ada satu pun petugas – baik PPS, PPK serta karyawan KPU di Kukar – yang dinyatakan positif terjangkit corona.

Memang, beber Yuyun, beberapa waktu lalu dinas kesehatan setempat pernah melaporkan adanya penyelenggara Pilkada Kukar reaktif Covid-19. Namun hal tersebut tak berlangsung lama. “Setelah dilakukan tes swab hasilnya (petugas yang dinyatakan reaktif) negatif corona,” bebernya.

Meski menyelenggrakan Pilkada sulit, namun tidak membuat semangat KPU Kukar surut. KPU tetap berusaha keras menyukseskan hajatan besar itu. Ini dibuktikan KPU dengan telah terealisasikannya beberapa tahapan pilkada. Salah satunya merekrut anggota KPPS untuk ditempatkan di TPS nanti. Program tersebut telah terealisasi pada 7 hingga 13 Oktober lalu.

Dijelaskan Yuyun, para petugas KPPS itu berusia diantara 20 tahun sampai 50 tahun dan berdomisili di Kukar. Mereka juga telah menyerahkan surat yang ditandatangani di atas materi yang menyatakan sehat jasmani dan bebas narkoba.

“Kita berdoa saja, semoga tidak ada yang terpapar hingga semua tahapan ini (Pilkada) selesai,” pungkasnya.

(sur/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *