Metro Kaltim

Wabup Kutim Hadapi Intrupsi Anggota DPRD Kutim, Terkait Aksi Demo Mahasiswa Beberapa Waktu Lalu

Sangatta, Metrokaltim.com – Jalannya penetapan unsur pimpinan dewan DPRD Kutai Timur (Kutim) melalui rapat sidang Paripurna ke II dan ke III, Kamis (10/10) diwarnai intrupsi yang dilayangkan oleh anggota legislatif Kutim Marsidik, terkait unggahan akun facebook miliknya saat Wakil Bupati H Kasmidi Bulang ST.MM menghadapi pendemo mahasiswa terkait penolakan revisi UU KPK dan RKUHP.

Ruang sidang sedikit gaduh tak kala Marsidik meminta operator kantor dewan memutarkan cuplikan video dari akun FB pribadinya, yang ingin memberikan kesan bahwasannya Wabup Kasmidi “marah-marah” saat menghadapi para pengunjuk rasa.

Dirinya juga mempertanyakan alasan Wabup Kasmidi yang mengklaim dirinya sebagai mahasiswa, termasuk kapasitasnya tidak mengijinkan mahasiswa memasuki ruang sidang paripurna.

Sontak seisi ruang dewan sedikit bergerumuh sembari menegaskan “Bukan tempatnya intrupsi tersebut dilayangkan saat berlangsungnya rapat pelantikan unsur pimpinan dewan,” ucap perwakilan tamu dan undangan yang hadir.

Marsidik meminta Kasmidi untuk dapat mengkalirifikasi permasalahan tersebut. Menghadapi hujanan intrupsi yang dilayangkan kepadanya, Kasmidi menanggapinya dengan dewasa dan tidak tersulut emosinya tetap tenang dan bijaksana. “Sebagai Wakil kepala daerah tentunya siap menerima kritik dan saran bagi kemajuan juga evaluasi,” urai Kasmidi Bulang.

Sebenarnya sebelum dilayangkannya intrupsi kepada Wabup, dikutip dari pemberitaan MetroKaltim.com pasca viralnya penanyangan isi cuplikan berita salah satu televisi swasta nasional yang diposting dan diunggah kembali melalui akun FB Marsidik, telah lebih dulu diklarifikasi oleh Kasmidi melalui keterangan persnya saat awak media bertandang ke ruang kerja wabup terkait perihal tersebut.

Dalam pernyataannya kepada awak media saat di wawancarai Kasmidi mengungkapkan tidak ada aksi marah-marah saat aksi unjuk rasa.

Wakil Bupati Kasmidi saat berada di tengah aksi demo mahasiswa beberapa waktu lalu.

“Kalau saya dikatakan marah sudah pasti ada gesekan, saya malah dewasa dan tidak mau membuat kericuhan kian melebar makanya saya yang keluar dari kantor DPRD. Tapi pada akhirnya para mahasiswa diperkenankan menggunakan ruang rapat paripurna,” jelasnya.

Kasmidi dalam menyandang gelar sarjana, ini termasuk mahasiswa yang aktif dan merupakan salah satu aktivis juga saat itu.

“Sebenarnya saya terpanggil bersama adik-adik mahasiswa dalam mengawal dan memperjuangkan tuntutan mereka, bersama legislatif mewakili pemerintah jadi saya juga bagian dari latar belakang akademik (mahasiswa, Red). Apa yang saya raih saat ini berangkat dari aktivis saat masih mahasiswa, terlebih juga pernah mengabdikan diri di DPRD Kutim selama belasan tahun, yah saya merasa wajib menjaga prasarana yang ada agar tidak terjadi hal-hal tidak diharapkan,” ungkap Kasmidi dengan ramah.

Tentunya sebagai wabup merupakan amanah yang diemban saat ini, sudah menjadi kewajiban untuk dapat memberikan pengayoman walau pada akhirnya dianggap “miss”. Bahkan dengan besar hati Kasmidi telah memberikan pernyataan maafnya kepada mahasiswa apabila ada sikap, perilaku dan tutur kata yang kurang berkenan, dan diinformasikan secara publik melalui media online Metrokaltim.com, belum lama ini.

Apa ada yang salah jika pemimpin atau setingkat kepala daerah seperti bupati dan wabup menemui masyarakatnya maupun mahasiswa. Baik penyampaian orasi dan berbagai tekhnisnya kesemua itu bagian dari demokrasi. Sementara dalam menindaklanjuti apa yang diintrupsikan kepada Wabup Kasmidi, ditengahi pula secara bijaksana oleh Ketua DPRD Kutim Hj Encek UR Firgasih.

“Mari kita bangun, tumbuhkan semangat kebersamaan kekompakan dan sinerginitas yang baik antara Pemkab Kutim dan legislatif tentunya Kutim akan kian maju,” petuah naluri keibuan yang dimiliki Bunda Encek Firgasih, dalam memberikan sudut pandang dan pencerahan yang baik.

Mendengar nasehat ketua legislatif itu, membuat ruang sidang paripurna di penghujung agenda pelantikan unsur pimpinan dewan kembali mencair.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *