Metro Kaltim

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Buka Kegiatan Archery and Game Kejurnas Kaltim Series 4 Bupati Kutim Open II

Sangatta, Metrokaltim.com – Archery and Game Kejuaraan Nasional Kaltim Series 4 Bupati Kutai Timur Open II, yang semestinya dibuka oleh bupati namun berhalangan hadir karena menyambut Presiden, pembukaan pun diwakili oleh Wakil Bupati H Kasmidi Bulang,ST.,MM di kawasan Stadion Kudungga Sangatta, Selasa (17/12).

“Alhamdulillah tadi pagi ini saya menyempatkan untuk bisa hadir dan bersilaturhmi membuka Archery and Game Kejuaraan Nasional Kaltim Series 4 Bupati Kutai Timur Open II. Kita patut berbangga bahwa olahraga panahan ini merupakan olahraga favorit di Kaltim. Terima kasih semuanya karena sudah mendukung event ini dan kepada orang tua yang juga sudah mensupport anak-anaknya,” terang Wabup Kutim Kasmidi.

Dia berharap tahun depan kegiatan ini tetap ada dan berkelanjutan, karena panahan ini merupakan olahraga terfavorit.

“Buktinya Perpani Kutim sudah melahirkan atlet internasional bahkan sudah memiliki bibit unggul, kita memang harus menjaring sejak anak usia dini,” tegas Wabup Kasmidi.

Kejurnas panahan Kaltim series IV, Kali ini diikuti sebanyak 33 klub dari 538 peserta. Terbagi menjadi 12 divisi pertandingan panahan. Kemudian 111 diantaranya pemain junior. Beberapa atlet juga ada yang berasal dari berbagai kabupaten/kota, baik dari Kalimantan Timur bahkan dari luar Pulau.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang saat berfose bersama dengan para atlit panahan.

Ketua Persatuan Panahaan Indonesia (Perpani) Kutai Timur Bennie Hermawan mengatakan pihaknya mendapatkan kesempatan emas menjadi tuan rumah Kejurnas Panahan Bupati Kutim Open II Kaltim Series 4 di Lapangan Panahan Kudungga. “Dalam ajang bergengsi kita kembali optimalkan menggali potensi atlet-atlet usia muda,” jelasnya.

Bennie Hermawan menjelaskan pembinaan atlet Kutim sudah dioptimalkan, namun regenerasi harus dipersiapkan juga. Atlet-atlet Kutim sudah banyak terlihat dari prestasi yang diraih di kancah nasional dan internasional.

“Kami sudak mencetak Dinda, seorang putri Kutim jadi atlet internasional. Saat ini dia sedang bertanding di Sea Games. Begitu juga dengan Tabina, dan meraka akan bertanding di PON Papua 2020,” ungkapnya.

Selanjutnya Bennie menerangkan bahwa atlit hasil binaan Perpani Kutim dan mengikuti Kaltim Serie 4 ini, sebagai tuan rumah mengikut sertakan sebanyak 20 atlet juga tujuh dari kelas junior.

“Sedangkan puluhan atlet lainnya sedang mengikuti Kejurnas di Lembang Bandung. Di Kutim ini ada enam klub. Alhamdulillah anak-anak pada semangat, termuda dari sini usianya masih delapan tahun. Itu kami bina terus supaya bisa pegang alat yang lebih besar,” jelas Bennie.

Untuk menunjang itu semua, lanjut Perpani Kutim, membutuhkan gudang untuk menyimpan peralatan. “Sebab selama ini alat-alat hanya dititipkan di masing-masing klub. Kami inginnya memiliki kawasan latihan yang skala nasional, supaya atlet nyaman dan bisa menorehkan prestasi,” tutup Ketua Perpani Bennie.

(rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *