Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti Tinjau Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Kutai Timur, MetroKaltim.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Timur Asti Mazar,SE M.Si meninjau Posko Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 di kawasan Patung Burung bertempat halaman rumah pribadi Wakil Bupati Kasmidi Bulang sejak di bukan pada hari Jumat (27/3).

Darurat wabah virus Corona sedang dihadapi dunia. WHO (World Health Organization) pun telah mengubah statusnya dari Public Health of International Concern menjadi Pandemi. Dengan di bangunnya posko ini kita bisa melihat keseriusan dalam melawan covid-19.

Wakil Ketua I DPRD Asti Mazar mengatakan buat Pemerintah Kabupaten Kutim yang belum memberlakukan lockdown ini suatu tindakan yang sangat bisa diapresiasi kepada pemerintah, khususnya serta dengan adanya Posko ini bisa kita melihat keseriusan pemerintah yang bekerja siang malam tanpa henti bersama BPBD dan Dinkes. Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19), Selasa (31/3).

Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kutim.

“Saya tadi sempat melihat kegiatan para relawan yang ada di posko pemeriksaan para pengendara baik itu roda dua dan roda empat semua tak luput dari pemeriksaan. Begitu turun dari kendaraan di wajibkan mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh,formulir yang di wajib isi juga masyarakat pendatang ditanya dari mana. Dan tujuannya kemana tak luput Mobil dan motor mereka disemprot disenfektan,” jelasnya.

Anggota dari partai Golkar Asti menjelaskan harus memakai masker disaat bepergian. Dan menjaga jarak aman bila merasa ada gejala setelah berpergian di wajibkan mengecek kesehatan juga mengkarantina diri selama 14 hari, bila selama itu tidak terjadi apa-apa bisa kembali beraktifitas dan tetap jaga jarak dan hidup bersih.

“Ya makanya karena tidak ada lockdown seperti di Berau, Balikpapan dan kota-kota lainnya Kutim mencari cara mengantisipasi supaya tidak seperti itu. Tapi tindakan pemerintah yang menjaga ketat tiga titik perbatasan yang menghubungkan Berau, Kukar, dan akses jalan menuju Bontang – Samarinda sangat luar biasa tidak melockdown wilayah Pemerintah sudah menganggarkan Rp 40 Miliar untuk membantu masyarakat selama tiga bulan kedepan untuk isi dapur mereka,” tutup politikus partai Golkar.

(adv/rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *