Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit di Pasar Pandansari Balikpapan Semakin Pedas

Harga cabai rawit di Pasar Pandansari tembus Rp70 ribu per kilogram, dipicu cuaca buruk dan pasokan terbatas (12/0/2026). Foto: Ries

BALIKPAPAN, Metroakltim.com – Harga cabai rawit di Pasar Pandansari, Balikpapan Barat, mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Lonjakan harga ini dipicu oleh faktor cuaca buruk yang mengganggu distribusi serta terbatasnya pasokan dari daerah penghasil.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit yang sebelumnya berkisar Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, kini melonjak menjadi Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Kenaikan ini dikeluhkan baik oleh pedagang maupun pembeli karena berdampak langsung pada biaya kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Pandansari, Marwiyah, mengatakan kenaikan harga sudah dirasakan para pedagang sejak sepekan terakhir. Menurutnya, faktor utama kenaikan harga adalah cuaca buruk yang memengaruhi hasil panen dan distribusi dari daerah pemasok.

“Kenaikan harga cabai ini sudah terjadi sekitar satu minggu. Memang karena faktor cuaca yang kurang baik, jadi hasil panen berkurang. Selain itu, sekarang juga menjelang bulan Ramadan, jadi permintaan semakin tinggi,” ujar Marwiyah saat ditemui, Kamis (12/2).

Ia menjelaskan, pasokan cabai rawit yang dijual di Pasar Pandansari saat ini sebagian besar berasal dari Sulawesi Selatan. Namun, akibat cuaca yang tidak menentu di daerah tersebut, pengiriman menjadi terhambat dan jumlah stok yang masuk ke pasar jauh lebih sedikit dibandingkan biasanya.

“Stok sekarang sangat terbatas. Permintaan tinggi, tapi barangnya sedikit. Itu yang membuat harga terus naik,” tambahnya.

Kenaikan harga cabai rawit ini turut berdampak pada daya beli masyarakat. Sejumlah pembeli mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian atau mencari alternatif bahan lain untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Para pedagang berharap kondisi cuaca segera membaik agar pasokan kembali normal dan harga dapat berangsur turun. Mereka juga mengkhawatirkan harga akan kembali merangkak naik jika permintaan terus meningkat menjelang Ramadan.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

75

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.