Pertamina Perketat Distribusi LPG 3 Kg di Kalimantan Jelang Ramadhan dan Nyepi

KALIMANTAN, Metrokaltim.com – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Nyepi 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan melalui penambahan pasokan atau extra dropping LPG 3 kilogram lebih dari 890 metrik ton yang disalurkan ke seluruh provinsi di Kalimantan. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi yang umumnya terjadi menjelang dan selama periode Ramadhan serta Nyepi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan penyaluran tambahan dilakukan berdasarkan proyeksi kebutuhan masing-masing daerah. Menurutnya, distribusi difokuskan agar tetap tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan harga yang berlaku.

“Penambahan pasokan ini kami lakukan secara terukur agar kebutuhan masyarakat terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas harga di lapangan,” ujar Edi.

Selain meningkatkan suplai, Pertamina juga menggandeng pemerintah daerah untuk menggelar operasi pasar di sejumlah titik strategis. Operasi pasar tersebut bertujuan memastikan LPG bersubsidi dapat dibeli masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah setempat.

Pengawasan distribusi diperkuat melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan resmi, serta pemantauan langsung di lapangan. Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi dan tidak melakukan pembelian berlebihan guna menghindari potensi kelangkaan.

Untuk melaporkan kendala distribusi atau temuan harga di atas HET, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, melalui email pcc135@pertamina.com, atau kanal media sosial resmi @pertamina135.

Dengan penguatan suplai dan pengawasan distribusi tersebut, Pertamina berharap kebutuhan energi masyarakat selama Ramadhan dan Nyepi dapat terpenuhi secara merata di seluruh wilayah Kalimantan.(*).

82

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.