Andi Harun Pastikan Peresmian Pasar Pagi dan Terowongan Samarinda Segera Dilakukan

(FOTO: Gedung Pasar Pagi dan Terowongan Kota Samarinda/doc)

SAMARINDA, Metrokaltim. com — Harapan masyarakat Kota Samarinda untuk menikmati wajah baru kota kian dekat terwujud. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan sejumlah proyek strategis, seperti revitalisasi Pasar Pagi dan pembangunan Terowongan Samarinda, segera memasuki tahap peresmian.

Kepada awak media, Walikota Samarinda, Andi Harun mengungkapka pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menyelaraskan jadwal peresmian agar berjalan optimal dengan dukungan pemerintah provinsi.

“Saya sudah mengundang Gubernur untuk hadir dalam peresmian beberapa proyek besar di Samarinda, salah satunya Pasar Pagi,” Ungkapnya. Selasa (31/3/2026).

Dieketahui, Revitalisasi Pasar Pagi menjadi salah satu prioritas Pemkot dalam meningkatkan kualitas fasilitas perdagangan tradisional.

Pembenahan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menciptakan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari

Selain itu, pembangunan Terowongan Samarinda juga menjadi perhatian sebagai solusi untuk mengurai kemacetan di sejumlah titik strategis kota. Meski progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan, peresmian terowongan masih menunggu kelengkapan perizinan dari pemerintah pusat.

“Untuk terowongan kita menunggu seluruh perizinan dari kementerian. Setelah itu baru bisa diresmikan,” Ucap Andi Harun.

Selain itu, AH sapaan karibnya menegaskan bahwa aspek keamanan dan legalitas menjadi prioritas utama sebelum infrastruktur tersebut dapat digunakan oleh masyarakat.

Di sisi lain, dalam pertemuannya dengan Gubernur Kaltim, turut dibahas gagasan pengembangan kawasan bantaran sungai sebagai bagian dari penataan kota ke depan. Pemkot Samarinda didorong untuk mengadopsi konsep penataan sungai dari daerah lain yang dinilai berhasil.

“Ada masukan agar kita bisa belajar dari daerah seperti Pontianak dan Kuching dalam penataan sungai,” Ujarnya.

Menurutnya Andi Harun, penataan kawasan sungai tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika kota, tetapi juga berpotensi menjadi ruang publik sekaligus destinasi wisata baru yang dapat meningkatkan daya tarik daerah.

“Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan kebanggaan bagi masyarakat,” Tutupnya. (ADV)

161

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.