Membludak! Audisi D’Academy 8 di Balikpapan Diserbu Peserta
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Antusiasme peserta audisi D’Academy 8 di Balikpapan terlihat tinggi. Ratusan peserta memadati lokasi audisi sejak pagi hari untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam mengolah vokal dangdut. Balikpapan menjadi salah satu kota yang dipilih sebagai titik pencarian bibit muda bertalenta di ajang pencarian bakat tersebut.
Namun, tidak semua peserta berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya. Sejumlah peserta harus tersingkir sejak awal, salah satunya karena terbentur persyaratan usia yang telah ditentukan panitia. Hal itu dialami oleh Rizki Ananda Pratama, warga Balikpapan, yang harus mengubur harapannya untuk melaju lebih jauh.
Saat ditemui usai audisi, Rizki mengaku kecewa dengan hasil yang diterimanya. Ia menyebut telah melakukan berbagai persiapan sebelum mengikuti seleksi.
“Saya jujur sangat kecewa. Tadi sudah mempersiapkan banyak hal, tapi ternyata gagal karena persyaratan usia. Saya tidak tahu sebelumnya kalau ada batasan umur,” ujarnya.
Rizki menambahkan, dirinya sebenarnya masih berusia 23 tahun dan mengira masih memenuhi kriteria. Namun, ketentuan usia yang berlaku membuatnya tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Sementara itu, semangat berbeda ditunjukkan oleh dua peserta asal Samarinda, Nur Akila Putri dan Zahra. Keduanya mengaku mengikuti audisi dengan harapan bisa mengangkat derajat keluarga serta meraih kesuksesan di industri musik dangdut.
“Motivasi saya ingin membanggakan orang tua dan bisa sukses lewat dangdut,” kata Nur Akila.
Hal senada disampaikan Zahra yang juga ingin memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya. Menurutnya, dangdut masih menjadi genre musik yang diminati, termasuk di kalangan generasi Z.
“Walaupun kami generasi Z, kami tetap suka dangdut. Selain itu, kami juga terinspirasi dari peserta D’Academy sebelumnya,” ungkap Zahra.
Keduanya mengaku telah melakukan persiapan matang sebelum mengikuti audisi, mulai dari latihan vokal hingga memilih lagu yang sesuai dengan karakter suara.
Nur Akila bahkan menyebut dirinya sudah tertarik bernyanyi sejak usia dini dan sering tampil di berbagai panggung.
“Saya masih kelas 1 SMP, tapi sudah sering ikut tampil di panggung. Memang dari kecil sudah suka menyanyi,” jelasnya.
Audisi D’Academy 8 di Balikpapan diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat nasional serta mengharumkan nama daerah di kancah musik dangdut Indonesia.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
39
