BBM Ilegal Dibongkar di Kaltim, Kodam VI/Mulawarman Ultimatum Prajurit: Terlibat, Tindak Tegas

FOTO: Dandenpom Kodam VI/Mulawarman, Kolonel CPM Erwien Ferry Sunarno/doc.

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kodam VI/Mulawarman menegaskan akan menindak tegas setiap anggota TNI yang terbukti terlibat dalam praktik penyalahgunaan dan perdagangan BBM bersubsidi secara ilegal di wilayah Kalimantan Timur.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul pengungkapan dua kasus dugaan penyalahgunaan BBM ilegal oleh Ditreskrimsus Polda Kaltim di wilayah Kutai Timur dan Kutai Kartanegara. Dari dua pengungkapan tersebut, aparat mengamankan barang bukti hampir tiga ton BBM yang terdiri dari jenis Pertalite dan Biosolar.

Dandenpom Kodam VI/Mulawarman, Kolonel CPM Erwien Ferry Sunarno, mengatakan pihaknya mendukung penuh langkah kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kalimantan Timur.

“Kami dari Kodam VI/Mulawarman memberikan apresiasi positif dan mendukung kegiatan dalam pemberantasan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Kalimantan Timur,” kata Erwien, Rabu (16/9/2026).

Ia menegaskan, Pangdam VI/Mulawarman telah memberikan penekanan kepada seluruh jajaran dan komandan satuan agar tidak ada prajurit yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut, baik sebagai pelaku maupun pihak yang memberikan perlindungan.

“Pada prinsipnya, Bapak Panglima Kodam VI/Mulawarman sudah memberikan penekanan secara tegas kepada jajaran kami dan para komandan satuan bahwa di wilayah Kodam VI/Mulawarman tidak ada anggota TNI yang bermain ataupun terlibat, baik sebagai backing maupun sebagai penadah yang berkaitan dengan penyalahgunaan BBM subsidi,” tegasnya.

Menurut Erwien, apabila ditemukan anggota TNI yang terbukti terlibat, proses hukum akan dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu. Hal tersebut, kata dia, menjadi perhatian dan perintah langsung dari Pangdam VI/Mulawarman.

“Yang terlibat akan diproses secara hukum semuanya. Itu menjadi atensi dan perintah langsung dari Bapak Pangdam kepada kita yang ada di sini,” ujarnya.

Selain itu, Kodam VI/Mulawarman terus berkoordinasi dengan Polda Kaltim, khususnya Ditreskrimsus, serta pihak Pertamina Patra Niaga dalam upaya pengawasan dan pemberantasan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Erwien mengatakan, koordinasi juga dilakukan melalui jajaran Polisi Militer dan intelijen untuk menindaklanjuti temuan di lapangan.

“Apabila kami menemukan anggota TNI, akan kita proses. Apabila tim kami dari Pomdam dan Polisi Militer melaksanakan penyelidikan di lapangan menemukan masyarakat sipil yang bermain, kami akan selalu memberikan informasi kepada rekan-rekan dari Polda untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara TNI, Polri, dan pihak terkait dapat mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Kalimantan Timur.

“Ini merupakan bentuk dukungan Kodam VI/Mulawarman dalam pemberantasan penyalahgunaan BBM subsidi, sehingga di wilayah jajaran Kodam VI tidak ada lagi penyelundup maupun orang yang bermain BBM subsidi,” pungkasnya.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

50

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *