Pesan Pecel, Pria Misterius Gasak Tas Pedagang Berisi Jutaan Rupiah

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Seorang pedagang makanan pecel, Hanik Nuryana, menjadi korban pencurian saat berjualan di Jalan Dahlia, kawasan Taman Sari, Balikpapan Utara, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp6 juta. Barang yang hilang berupa satu unit ponsel Samsung dan uang tunai sekitar Rp3 juta yang disimpan di dalam tas.

Hanik menuturkan, peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya sedang membereskan barang dagangan. Saat itu, seorang pria tidak dikenal datang menggunakan sepeda motor dan berpura-pura membeli makanan pecel.

Pelaku kemudian memesan makanan pecel. Namun, karena nasi telah habis, pesanan tersebut diganti menggunakan lontong.

Di tengah kesibukannya melayani pembeli, korban mengaku tidak menyadari gerak-gerik pelaku. Pria tersebut kemudian meninggalkan lokasi dengan sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam.

“Waktu itu saya sedang membereskan barang dagangan. Pelaku datang pesan pecel, karena nasi habis saya ganti dengan lontong. Saat saya lengah, pelaku memasukkan sesuatu ke dalam jaketnya,” ujar Hanik.

Setelah pelaku pergi, korban baru menyadari tas miliknya telah hilang dari tempat semula. Hanik sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha mengingat ciri-ciri kendaraan yang digunakan pelaku.

“Saya baru sadar tas saya sudah tidak ada setelah pelaku pergi. Saya sempat teriak maling, tetapi pelaku sudah melarikan diri menggunakan motor NMAX warna hitam. Nomor kendaraannya tidak sempat saya perhatikan,” katanya.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan korban ke Polsek Balikpapan Utara. Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian untuk mencari petunjuk, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian.

Kapolsek Balikpapan Utara AKP Robert Davis mengatakan, laporan korban telah diterima dan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

“Laporan dari korban sudah kami terima dan sudah ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi kejadian. Kami masih mencari dan mengumpulkan rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi,” kata Robert.

Menurutnya, rekaman CCTV diharapkan dapat membantu polisi mengidentifikasi pelaku serta kendaraan yang digunakan saat beraksi.

“Saat ini kasus masih dalam penyelidikan. Kami berharap dari rekaman CCTV yang diperoleh dapat membantu mengungkap identitas pelaku,” ujarnya.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan pelaku pernah melakukan aksi serupa di lokasi lain di wilayah Balikpapan.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

72

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *