GEPAK KUNING Kaltim-Kaltara Harap Kabaintelkam Baru Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Dewan Pengurus Besar Gerakan Putera Asli Kalimantan Timur dan Utara (GEPAK KUNING Kaltim-Kaltara) menyampaikan harapan agar pergantian kepemimpinan di Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri dapat semakin memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan menyusul penunjukan Komjen Pol Dedy Kusuma Bakti, S.I.K., MTCP sebagai Kepala Baintelkam Polri. Gepak Kuning Kaltim-Kaltara turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas amanah baru yang diberikan kepada perwira tinggi Polri tersebut.
Sekretaris Umum Pengurus Besar Gepak Kuning Kaltim-Kaltara, Muhammad Luthfi, mengatakan jabatan baru tersebut membawa tanggung jawab besar dalam mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban nasional.
“Atas nama Dewan Pengurus Besar Gepak Kuning Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Komjen Pol Dedy Kusuma Bakti atas amanah dan jabatan barunya sebagai Kabaintelkam Mabes Polri,” kata Luthfi.
Ia berharap Komjen Pol Dedy Kusuma Bakti diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurut Luthfi, tantangan keamanan yang semakin kompleks membutuhkan institusi kepolisian yang mampu bekerja secara profesional sekaligus membangun pendekatan yang humanis dan responsif terhadap dinamika di tengah masyarakat.
“Kami meyakini amanah besar ini merupakan bagian dari perjalanan pengabdian untuk terus memberikan yang terbaik bagi institusi Polri, masyarakat, dan negara,” ujarnya.
Gepak Kuning Kaltim-Kaltara juga berharap Baintelkam Polri di bawah kepemimpinan baru dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan nasional.
Selain itu, organisasi masyarakat tersebut menilai terciptanya situasi keamanan yang kondusif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, hubungan antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat lainnya dinilai perlu terus diperkuat.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh komponen masyarakat,” tutur Luthfi.
Ia menambahkan, sinergi lintas elemen menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan kondusivitas, khususnya di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
“Kami berharap sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Bersama-sama kita menjaga persatuan, keamanan, dan kedamaian demi kemajuan daerah serta Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
38
