Babak Baru Polda Kaltim, Rustam Mansur Gantikan Jossy Kusumo sebagai Wakapolda

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Brigjen Pol Rustam Mansur, resmi mengemban amanah sebagai Wakapolda Kalimantan Timur menggantikan Irjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, Pergantian tersebut berlangsung dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Senin (5/10/2026).

Rustam Mansur sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Polair Baharkam Polri. Sementara itu, Adrianto Jossy Kusumo mendapat penugasan baru sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri.

Pergantian pucuk pimpinan di jajaran Polda Kaltim tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri, khususnya dalam pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penguatan profesionalisme personel.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltim meminta pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas dan meneruskan program-program yang telah berjalan. Menurutnya, pergantian jabatan tidak boleh mengganggu kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya, melanjutkan program-program yang telah berjalan, serta menghadirkan terobosan positif dalam pelaksanaan tugas,” tegas Endar.

Selain menjaga keberlanjutan program, Kapolda juga mendorong adanya inovasi dalam pelaksanaan tugas. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan yang sama, Endar menyampaikan apresiasi kepada Adrianto Jossy Kusumo atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Wakapolda Kaltim.

Prosesi sertijab turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Kaltim dan Bhayangkari Daerah Kaltim. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan bagi pejabat yang baru sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab sesuai tugas yang diberikan.

Perpisahan dengan Adrianto Jossy Kusumo kemudian ditandai dengan tradisi pedang pora. Tradisi tersebut menjadi bentuk penghormatan institusi atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Polda Kaltim.

Kapolda menegaskan, mutasi dan pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri. Selain menjadi sarana penyegaran, proses tersebut juga diarahkan untuk mendukung pembinaan karier dan pengembangan kemampuan profesional anggota.

Dengan hadirnya Rustam Mansur sebagai Wakapolda Kaltim, jajaran Polda Kaltim diharapkan mampu menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Pergantian tersebut juga diharapkan dapat mendukung upaya Polda Kaltim dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika pembangunan dan aktivitas masyarakat di wilayah Kalimantan Timur. (*).

30

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *