Wamenag Kunjungi Masjid Negara IKN, Otorita Pastikan Ramadan 1447 H Berjalan Lancar

Menjelang Ramadan 1447 H, Waki Menteri Agama, R. Muhammad Syafi’i, melakukan kunjungan kerja ke IKN guna memastikan kesiapan sarana ibadah dan infrastruktur pendukung di Masjid Negara IKN. Foto: Ist

NUSANTARA, Metrokaltim.com – Pemerintah memastikan kesiapan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menyambut Ramadan 1447 H. Kepastian tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Agama, R. Muhammad Syafi’i, ke kawasan IKN, Kamis (12/02/2026).

Peninjauan diawali dengan salat subuh berjamaah di Masjid Negara IKN, dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum). Dalam kesempatan itu, Wamenag menegaskan bahwa masjid telah rampung secara fungsional dan dapat digunakan untuk pelaksanaan ibadah Ramadan tahun ini. Ia juga menyebutkan, Menteri Agama dijadwalkan mengisi tausiyah tarawih pada hari kedua Ramadan sebagai bagian dari penguatan syiar Islam di ibu kota baru.

Selain memastikan kesiapan masjid, rombongan juga menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan fasilitas keagamaan lainnya di IKN. Salah satunya adalah Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius yang direncanakan menjadi basilika. Pembangunan gereja tersebut telah memasuki tahap akhir dan akan dilanjutkan dengan pengisian interior serta perlengkapan ibadah.

Wamenag menyampaikan, pengembangan rumah ibadah bagi umat agama lain turut menjadi bagian dari perencanaan kawasan. Ke depan, fasilitas ibadah bagi umat Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu akan dibangun pada tahap selanjutnya sebagai wujud komitmen terhadap keberagaman dan toleransi di IKN.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menambahkan bahwa Masjid Negara IKN secara teknis sudah siap difungsikan. Saat ini, pihaknya tengah memastikan kelengkapan sarana penunjang agar pelaksanaan ibadah selama Ramadan dapat berlangsung optimal.

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci, Otorita IKN juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung di sekitar kawasan masjid, antara lain bazar Ramadan, pengajian, serta safari Ramadan. Berbagai agenda tersebut diharapkan dapat menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus memperkuat nilai persatuan dan harmoni kehidupan beragama di kota masa depan Indonesia. (*).

48

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.